SuaraSurakarta.id - Puluhan knalpot brong yang terjaring dalam operasi Patuh Candi 2023 Polresta Solo amankan sekitar 57 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, melalui Wakapolresta AKBP Catur Cahyono Wibowo, saat memimpin operasi menjelaskan, pemakaian knalpot brong merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang tidak sesuai dengan ketentuan yang masuk dalam daftar Standar Nasional Indonesia (SNI).
Selain itu, knalpot brong sangat menggangu keamanan dan kenyamanan warga termasuk keselamatan dijalan raya.
"Dari hasil operasi yang kita laksanakan, ada sekitar 57 unit sepeda motor berknalpot brong yang kita amankan. Dan selanjutnya seluruh sepeda motor tersebut kita kumpulkan untuk diamankan di Satlantas Polresta Surakarta," kata Wakapolresta, Minggu (16/7/2023)
Selain mengamankan sepeda motor berknalpot brong, polisi juga melakukan tindakan berupa penilangan dengan menyita barang bukti STNK sebanyak 26 buah dan SIM sebanyak 13 buah.
AKBP Catur menambahkan, kegiatan Operasi Patuh Candi 2023 dengan sasaran knalpot brong merupakan kegiatan KRYD Jelang Sepak Bola Liga I BRI tahun 2023 dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polresta Solo.
"Kami berkomitmen akan terus menertibkan kendaraan yang tidak sesuai dengan standar seperti penggunaan knalpot brong," ujarnya.
Wakapolresta menambahkan, pihaknya meminta warga yang memiliki kendaraan bermotor yang masih memakai knalpot brong,agar segera mengganti yang sesuai dengan knalpot standar. Pemakaian knalpot brong melanggar pasal 285 ayat 1 undang-undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).
"Bila ada pengendara yang masih memakai knalpot brong maka kami tidak segan-segan melakukan tindakan demi keamanan dan ketertiban," tegasnya.
Baca Juga: Dalam Sebulan, Polresta Solo Ungkap 17 Kasus Peredaran Narkoba, 22 Orang Jadi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei