SuaraSurakarta.id - Masyarakat yang ingin ziarah atau nyekar di Makam Cungkup Jebres, Kota Solo, digegerkan dengan penemuan orang gantung diri, Rabu (12/7/2023).
Korban diketahui bernama Adi (27) warga Gunung Kidul ditemukan gantung diri di blandar kuncup salah satu makam.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh seorang ibu dan anaknya yang akan nyekar (ziarah) ke makam tersebut sekira pukul 09.30 WIB.
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi, melalui Kapolsek Jebres AKP Supardi, membenarkan atas kejadian orang meninggal dunia karena gantung diri.
"Awalnya saksi bernama Ferdy melihat korban duduk sendirian di buk dekat kuburan. Lalu saksi menanyakan apa yang dilakukan korban," kata AKP Supardi.
"Kemudian saksi Ferdy kembali ke bengkel. Dia kemudian ditanya oleh saksi Andi tentang keberadaan korban," ujarnya.
Lanjut, saksi Andi meminta kepada saksi Ferdy untuk mencari korban didalam kuburan akan tetapi tidak menemukannya setelah itu saksi Ferdy kembali ke bengkel.
"Selang 15 menit ada saksi Ibu ibu bersama 2 orang anaknya yang tidak dikenal hendak mau nyekar ke makam tersebut dan berteriak memberitahukan bahwa ada orang yang gantung diri dimakam,setelah itu kedua saksi mengecek dan benar bahwa korban sudah meninggal dalam posisi tergantung dilehernya oleh seutas tali dadung pada Blandar cungkup makam," jelas Kapolsek.
Menurut keterangan salah seorang warga, Desi (31) yang merupakan juragan Bakso di Jebres tempat dimana korban bekerja, bahwa sebelumnya korban bercerita mempunyai banyak hutang karena suka main judi slot," ungkap Kapolsek.
Baca Juga: Dalam Sebulan, Polresta Solo Ungkap 17 Kasus Peredaran Narkoba, 22 Orang Jadi Tersangka
"Selanjutnya salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut, menghubungi pihak Kepolisian kemudian anggota dari SPKT, INAFIS, Dokkes Polresta Surakarta dan Polsek Jebres langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Dan korban dibawa ke Rumah Sakit Moewardi untuk dilakukan visum," pungkas Kapolsek Jebres.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ini Kondisi Museum Keraton Surakarta Usai Dibuka, Belum Semua Tersentuh Revitalisasi
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo