- Manajemen Maestro Solo menghadiri owner meeting di Jakarta pada Selasa (24/2/2026) menyambut debut PFL 2 musim 2026.
- Kompetisi akan terdiri tujuh series pendahuluan di Bandung dan Sukoharjo, dengan final di Sukoharjo.
- Maestro Solo menunjuk Fandy Butar Butar sebagai pelatih kepala dengan target membangun skuad disiplin dan berkarakter.
SuaraSurakarta.id - Klub futsal Maestro Solo semakin antusias menatap debut di kompetisi Pro Futsal League (PFL) 2 musim 2026.
Jajaran manajemen yang diwakili COO Dany Aulia dan Manajer Achmad Ismail telah mengikuti owner meeting di Inews Tower, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
"Owner meeting ini menambah semangat dan motivasi kami menghadapi debut di kompetisi nanti. Apalagi ini sejarah bagi Kota Solo ada klub yang berlaga di PFL 2," kata Dany Aulia.
Dany menjelaskan, dari hasil owner meeting, akan ada tujuh series babak pendahuluan yang akan dilaksanakan di dua kota berbeda yakni GOR Jatinangor, Bandung dan GOR Bung Karno Sukoharjo.
"Nanti untuk babak selanjutnya sampai final akan berlangsung di GOR Bung Karno Sukoharjo," jelas dia.
Di sisi lain, Achmad Ismail menegaskan jika Maestro Solo terus membangun kekuatan dan mencari bibit terbaik untuk bersaing di kompetisi.
Setelah menggelar seleksi di Kota Solo dan Semarang, nantinya akan digelar seleksi di Yogyakarta dan DKI Jakarta sekaligus untuk mematangkan skuad.
"Komposisi skuad Maestro Solo nanti nanti ada empat pemain senior, satu pemain asing, serta sisanya pemain muda U-20 dan U-23," tegasnya.
Sebelumnyam Maestro Solo telah menunjuk Maestro Solo resmi menunjuk Fandy Butar Butar sebagai pelatih kepala menghadapi kompetisi Pro Futsal League (PFL) 2.
Baca Juga: Konvoi Suporter Futsal di Solo Berujung Keributan, Tim Sparta Amankan 8 Pelaku!
Fandy bukan sosok kaleng-kaleng di dunia futsal nasional maupun internasional. Dia pernah menangani Sadakata United dan meracik Timnas Futasl Timor Leste.
"Dengan rekam jejak panjang di dunia futsal level nasional termasuk menangani tim nasional, kami yakin beliau mampu membangun tim yang solid, disiplin dan kompetitif," kata Achmad Ismail.
Dia memaparkan, Fandy pun diberikan target untuk membangun tim futsal yang berkarakter kuat, disiplin dan bermental kompetisi.
Selain itu, manajemen juga berharap sang pelatih bisa mengangkat kualitas pemain lokal Kota Solo untuk bersaing di level nasional dan membangun fondasi jangka panjang berbasis pembinaan daerah.
"Ini bukan sekadar membentuk tim, tapi membangun identitas dan kebanggaan kota. Jadi Solo punya talenta dan Solo punya semangat," tegas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antuasias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo
-
Ini Jadwal Azan Magrib Waktu Buka Puasa di Surakarta Hari Ini 24 Feb 2026