Pelaku kasus pembunuhan dengan cara memotong leher korban di Klaten. (Suara.com/Ari Welianto)
"Tidak ada hubungan asmara. Tinggal satu rumah," ujarnya.
Saat ini pihaknya masih mendalami niatan awal pelaku tega menghabisi. Karena setelah pelaku sakit hati, niatan pelaku sudah muncul.
"Karena niatan sudah muncul, akhirnya pelaku mendapat kesempatan waktunya itu kamis dini hari. Kebetulan pada waktu itu di wilayah Manisrenggo ada pemadaman listrik, lalu mendatangi kamar pelaku kemudian melaksanakan aksinya," papar dia.
Teguh menambahkan saat dipotong leher, posisi korban masih sadar. Korban sempat melawan dan berteriak kemudian korban dibanting sempat dipukul lima kali lalu korban lemas tidak berdaya.
"Setelah itu pelaku mengambil alat untuk melakukan aksinya. Pisau sudah ada di ruang depan," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Jokowi Blak-blakan Ungkap Pertemuan Rahasia dengan Dua Tersangka Kasus Ijazah Palsu di Solo
-
Perbandingan Datsun Go vs Toyota Calya, Mana yang Lebih Badak?
-
Banyak Aduan Warga, Respati Ardi Bakal Tertibkan Parkir di Ruang Publik
-
Film Penerbangan Terakhir Ajak Perempuan di 10 Kota Terhindar Modus Cowok Berseragam
-
Tinjau Talud Longsor di Nusukan, Respati Ardi Minta Penanganan Komprehensif