- Nadiem Makarim menyeret nama Presiden ke-7 Jokowi dalam sidang kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp2,1 triliun.
- Jokowi menanggapi santai penyebutan namanya serta menegaskan bahwa seluruh program pemerintah merupakan kebijakan di bawah arahan presiden.
- Nadiem Makarim menghadapi tuntutan hukuman 18 tahun penjara serta kewajiban membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp5,6 triliun.
SuaraSurakarta.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Makarim menyeret nama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.
Dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Nadiem menyebut nama Jokowi saat membacakan nota keberatan (eksepsi) dan dicecar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Jokowi pun menanggapinya dengan santai. Jokowo bahkan menyebut kalau mantan menterinya tersebut merupakan orang baik.
"Ya yang saya tahu Menteri Nadiem Makarim orang baik," terangnya saat ditemui, Rabu (3/6/2026).
Ketika disinggung dalam pembelaan kemarin Nadiem Makarim juga mengucapkan berterima kasih kepada Jokowi dan presiden lainnya, Jokowi menyebut itu merupakan proses hukum.
"Ya itu proses hukum," ungkap dia.
Jokowi menegaskan kalau semua kebijakan itu dari presiden.
"Ya semua kebijakan, semua program dari presiden," tandasnya.
Seperti diketahui, Nadiem Makarim didakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook. Dalam kasus tersebut, Nadiem merugikan keuangan negara sebesar Rp2,1 triliun.
Baca Juga: Jokowi Diajak Main Film Kolosal Dayak, Panglima Jilah Sebut Bakal Jadi Pemeran Utama
Nadiem Makarim pun dituntut 18 tahun penjara dan dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp5,6 triliun.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Jokowi Sebut Nadiem Makarim Orang Baik, Meski Namanya Dicatut di Sidang Dugaan Korupsi Chromebook
-
5 Fakta Tragedi Sate Maut Boyolali, Seret Sang Menantu Pecandu Judi Online
-
Misteri 'Sate Maut' Boyolali: Mulut Membiru, Polisi Bongkar Makam Aminah Buru Jejak Racun Sianida
-
Mengenal Inesial F Umpan Cantik Pemikat Warga Amerika hingga Gasak Uang Rp41 Miliar
-
Kedok Pig Butchering Sukoharjo: Ini 5 Fakta Menarik Sindikat Kripto yang Kuras Rp41 Miliar Warga AS