SuaraSurakarta.id - Kontingen NPC Indonesia untuk ajang ASEAN Para Games 2023 di Kamboja, telah resmi dikukuhkan.
Total 268 atlet dengan target 121 medali emas, 94 perak dan 84 perunggu akan berlaga di multievent disabilitas terbesar Asia Tenggara.
Upacara pengukuhan kontingen Indonesia untuk APG berlangsung di Pendhapi Gedhe Balai Kota Surakarta Kota Solo, Senin (29/5/2023), pukul 10.00 WIB.
Dalam acara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Indonesia ASEAN Para Games XII Kamboja 2023, tim Indonesia secara resmi dikukuhkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Takut Dipanggil Shin Tae-yong, Sampai Merinding Duluan
"Bismillah dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, Allah SWT. Pada hari ini Senin 26 Mei 2023 saya selaku Menpora Republik Indonesia dengan resmi mengukuhkan kontingen Indonesia di ASEAN Para Games XII 2023. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai kita bersama untuk bisa meraih juara umum," katanya.
Dalam sambutannya, Menpora Dito Ariotedjo mengatakan bahwa pemerintah berharap apa yang sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya oleh NPC Indonesia, Chef de Mission (CdM) dan atlet itu sendiri bisa menghasilkan hasil maksimal APG Kamboja 2023.
"Saya berharap para atlet para pelatih dan tenaga pendamping berkonsentrasi penuh untuk menghadapi pertandingan-pertandingan di APG XII 2023," ujarnya.
Menpora Dito mengemukakan, persiapan APG menuju Kamboja ini telah dilakukan pemusatan latihan yang tidak terputus secara berkelanjutan sejak 2022 usai APG XI 2022 Solo.
Hal ini, lanjut Dito, merupakan implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomo 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Baca Juga: Bermain di Klub Luar Negeri, 4 Bek Sayap Timnas Indonesia Siap Jegal Serangan Messi
"Maka dari itu kita sama-sama harus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo, diharapkan dengan pembinaan yang berkelanjutan ini mampu menghasilkan prestasi yang optimal pada multievent internasional," sambung Menpora.
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri