SuaraSurakarta.id - Polsek Grogol Sukoharjo kedatangan satu keluarga yang melapor terkait dengan korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di Solo dan Sukoharjo, Rabu (24/5/2023) malam.
Pelapor benama Ratiman (78) asal Kebumen merasa jika korban mutilasi berinisial R (52) warga Keprabon Timur, Banjarsari, Solo adalah anaknya.
"Baru melaporkan keluarganya hilang. Tapi belum pasti, belum ada keterangan," ungkap salah satu kerabat Ratiman, Reno Andriyanto kepada awak media.
Reno mengungkapkan bahwa sebelum melapor ke Polsek Grogol, pihak keluarga sempat dihubungi oleh Polisi di Kebumen, terkait dengan kasus mutilasi.
"Kemarin polisi menghubungi keluarga mbah saya kemudian mbah saya kontak keluarga di Solo. Terus diselidiki yang kos nggak ada terus laporan ke sini," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Grogol AKP Marlin Supu Payu Marlyn, mengatakan laporan tersebut bisa dikaitkan dengan kasus mutilasi atas korban berinisial R.
"Bisa saja dicocokkan dengan korban mutilasi. Nanti yang menjelaskan biar Kapolres," beber dia.
Meski demikian, Marlin menegaskan jika Polisi masih harus melakukan langkah tambahan mengingat laporan yang disampaikan oleh Ratiman tidak disertai dengan bukti foto.
"Kami arahkan pulang untuk menunggu. Tadi hanya ada identitas saja tidak ada foto-foto. Jadi kesulitan juga," tegasnya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Identitas Jenazah Mutilasi di Solo dan Sukoharjo: Ada Tato Gambar Naga
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI KKB National Expo 2026 Cetak Rekor MURI, Digelar di 131 Lokasi Indonesia
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia