SuaraSurakarta.id - Pegiat media sosial, Yusuf Dumdum melontarkan kritikan pedas terkait dengan pemberian nama Yohanes kepada mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Tak tanggung-tanggung, melalui akun Twitter @yusuf_dumdum, dirinya mempertanyakan keberadaan PA 212 yang tidak ada penolakan.
"Gelar bapak politik identitas sudah melekat begitu kuat, kini doi berusaha keras sampai rela 'melacurkan' diri seperti ini ? Apa kata geng 212 ?" cuit Yusuf Dumdum pada Twitter @yusuf_dumdum seperti dikutip, Selasa (3/1/2023).
Yusuf memaparkan, bahwa ada beberapa larangan umat muslim yang bukan hal baru lagi didengar.
Di antaranya, umat muslim mengucapkan Natal kerap sekali dilarang; umat muslim pakai topi Santa juga disebut kafir bahkan diancam masuk neraka.
"Giliran satu gengnya dikasih nama baptis Yohanes, gerombolan munafik yang mengaku paling beriman pada bungkam. Gerombolan munafik seperti itu bahaya kalau diberi kuasa. Apapun akan dihalalkan," tuturnya.
Akun Yusuf Dumdum juga mengunggah video ketika Anies diberi nama 'Yohanes'.
Pada video tersebut tampak Anies mendatangi sebuah rumah doa di Papua. Anies disambut oleh para pemuka agama setempat dan dikalungkan noken.
Setelah mendapatkan sambutan baik, sang pemuka agama kemudian memberikan nama Yohanes pada mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Anak kami Anies datang di Rumah Tuhan dengan nama Yohanes," ucap sang pemuka agama di hadapan Anies Baswedan.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan
-
PB XIV Hangabehi Pastikan Revitalisasi Keraton Solo Dimulai Pekan Ini, Museum Jadi Prioritas Utama
-
BRI, OJK, dan Kemkomdigi Bersinergi Perkuat Pemberantasan Scam dan Judi Online
-
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo Cs, Langsung Jadi Saksi di Pengadilan