SuaraSurakarta.id - Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memasuki hari terakhir.
Agenda hari terakhir munas masuk pada tahap pemilihan ketua umum dengan dengan mekanisme voting.
"Hari ini voting, tunggunen wae ya," terang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Rabu (23/11/2022).
Gibran mengatakan, adanya keributan yang berujung adu hantam merupakan dinamika. Karena setelah itu selesai proses acaranya.
"Bar kui kan uwes. Ditunggu saja proses votingnya," ungkapnya.
Gibran mengakui sempat membandingkan Munas HIPMI dengan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiah yang sama-sama digelar di Kota Solo.
Selama tiga hari acara muktamar berjalan dengan sukses dan lancar. Namun, acara Munas HIPMI sempat ada keributan hingga baku hantam.
"Lah yo, aku yo membandingkan. Kita tunggu saja keputusan hari ini ya, hari ini voting," kata dia.
Ketika ditanya apakah keributan di Munas HIPMI berdampak pada citra Kota Solo.
Baca Juga: Gibrang Rakabuming Sindir Kaesang Pangarep Ahlinya Ghosting, Sindir Masa Lalu Dengan Mantan?
"Kalau saya sih hanya sebagai tuan rumah. Dinamika apa yang di dalam munas itu, kita kembalikan lagi ke para-para keluarga besar HIPMI," sambungnya.
Adanya insiden keributan hingga adu hantam di Munas HIPMI, Gibran menambahkan petugas pengamanan di lokasi.
Jika sebelumnya petugas keamanan memakai pakaian bebas, tapi sekarang pakai seragam dan masuk ke ruangan sidang.
Sementara itu Ketua OC Munas HIPMI XVII Muhammad Ali Affandi mengatakan sesuai jadwal untuk agenda pemilihan ketua umun pada sidang ke-4 hari ini.
"Hari ini target pemilihan ketua umum. Kalau jam berapa belum bisa dipastikan, karena itu tergantung peserta," ujar dia.
Ketika ditanya apakah pemilihan ketua umum akan dilakukan secara voting sesuai permintaan.
Ali menambahkan, akan dilakukan lewat musyawarah mufakat. Tapi kalau nanti secara musyawarah mufakat tidak tercapai, akan pakai voting.
"Kita pakai musyawarah mufakat terlebih dahulu," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?