SuaraSurakarta.id - Memahami minat dan bakat anak sepertinya kini wajib dilakukan oleh orang tua. Namun demikian memaksa minat yang tidak disukai anak tidak dianjurkan.
Psikolog anak Erika Kamaria Yamin, M.Psi mengungkapkan bahwa anak yang dibiarkan memilih bidang kesukaannya sendiri akan lebih merasa berdaya dan dihargai.
"Ketika anak memilih sendiri, tentu anak juga akan merasa berdaya. Dan ketika orangtuanya mendukung, anak juga merasa berharga bahwa pendapatnya dihargai," kata Erika dikutip dari ANTARA pada Minggu (13/11/2022).
"Itu bukan hanya sekedar mengasah akademisnya tapi juga mengasah self-esteem di mana itu juga penting untuk anak," sambungnya.
Kendati demikian, Erika mengatakan memang masih banyak ditemui orangtua yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap bakat hingga karir anaknya di masa depan. Sehingga, masih ada pula orangtua yang tak membiarkan anaknya memilih bidang kesukaannya sendiri.
Erika menjelaskan, hal tersebut bisa terjadi karena berbagai alasan. Salah satunya karena sang orang tua memiliki harapan yang ketika dahulu tidak bisa dia wujudkan.
"Tapi memang sering ditemui banyak orangtua yang memiliki ekspektasi. Bisa jadi orangtuanya dulu punya harapan yang nggak bisa kesampaian lalu dilimpahkan ke anak. Tapi sebenarnya yang ideal adalah bukan memaksakan," jelas Erika.
"Karena kalau memaksakan, analoginya adalah misal kita nggak suka makan durian, terus dipaksa makan durian karena enak banget menurut maminya. Tapi kalau kita nggak suka kan nggak enak," lanjutnya.
Tips bagi orang tua
Baca Juga: Dear Parents, Sudahkah Mengetahui Minat dan Bakat yang Dimiliki Anak?
Erika membagikan, sebagai orangtua hal terpenting yang harus dilakukan adalah dengan mengajak sang anak berdiskusi. Dengan demikian, orang tua juga dapat memahami keinginan dan impian sang anak.
Orangtua juga tak perlu terburu-buru untuk mengetahui dan menggali minat serta bakat sang anak. Sebab, setiap jenjang usia anak memiliki treatment yang berbeda.
"Jadi peran orangtua adalah mengajak anak diskusi. Benar nggak kamu maunya ini gitu. Kasih tahu juga yang ada di baliknya itu bagaimana. Jadi komunikasi dua arah memang penting," papar Erika.
"Sebenarnya nggak perlu khawatir dan setiap jenjang usia itu treatment-nya berbeda. Sebenarnya nggak harus buru-buru untuk menemukan dia ini bakatnya dimana. Karena bagi anak usia dini itu perjalanannya masih panjang sekali," tambahnya.
Untuk anak usia dini, hal yang penting dilakukan oleh orangtua adalah dengan memberikan stimulasi dan eksplorasi kepada sang anak. Setelah usia sekolah dasar, biasanya anak pun akan lebih mengembangkan potensinya.
Ketika menginjak usia SMP, Erika menjelaskan bahwa di masa inilah hasil dari bakat dan minat anak akan mulai terlihat. Dari usia ini pula, orangtua dapat mengarahkan jenjang pendidikan hingga karir anak ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino