SuaraSurakarta.id - Persis Solo menunjuk Leonardo Medina sebagai pelatih kepala menghadapi lanjutan BRI Liga 1 2022/2023.
Leonardo Medina merupakan sosok yang tidak asing dengan persepakbolaan yang ada di Asia Tenggara.
Medina memiliki lisensi tinggi sepak bola yaitu Pro UEFA. Sebelum di JDT, Medina menjadi pelatih kepala America JGD.
Memiliki pengalaman kepelatihan selama 25 tahun, 3 tahun terakhir telah ia habiskan menjadi Asisten Pelatih klub raksasa Malaysia, Johor Darul Takzim.
Pengalaman menjuarai Malaysia Super League serta bermain di Liga Champions Asia telah ia lalui bersama klub tersebut.
Keberagaman pemain senior dan muda menjadi salah satu faktor yang membuat Leonardo memilih untuk bergabung bersama Persis Solo.
Menurutnya proyeksi ini merupakan hal yang sangat menarik untuk bisa memanfaatkan banyak pemain muda untuk bermain di dalam tim utama.
"Tim ini mempunyai rata-rata pemain yang cukup segar, yaitu sekitar 27 tahun. Kombinasi pemain muda dan senior membuat tim ini semakin menarik dan atraktif ketika bermain di atas lapangan," kata Leonardo Medina.
Berikut ini profil Leonardo Medina dilansir dari Transfermarkt:
Baca Juga: Arema FC Siap Ambil Konsekuen Hasil Rapat Owner's Club
Nama Lengkap: Leonardo Medina Arellano
Tanggal Lahir: 30 Oktober 1970
Tempat Kelahiran: Mexico City
Usia: 51 Tahun
Kewarganegaraan: Meksiko
Lisensi Kepelatihan: Lisensi Pro UEFA
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perjuangan Ibu Balita Pengidap Penyakit Langka di Karanganyar, Bertahan Hidup dari Live TikTok
-
Terungkap! Teka-teki Pertemuan Tertutup Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi
-
Grace Natalie Buka Suara Soal Permintaan Maaf Tersangka Ijazah: Terima, Tapi Hukum Harus Berjalan!
-
Perbandingan Honda Jazz 2019 vs Toyota Yaris TRD Bekas, Mana yang Lebih Oke?
-
Tersangka Kasus Ijazah Palsu Tiba-tiba Temui Jokowi Malam-malam, Ada Apa?