SuaraSurakarta.id - Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Solo, FX Hadi Rudyatmo ikut mengomentari munculnya baliho bergambar Ganjar Pranowo yang bertuliskan 'Petugas Partai Harus Nurut, Saya Setuju' di Semarang.
Namun baliho tersebut dicopot atas permintaan langsung Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.
"Saya menjelaskan bahasa gambar. Bahasa gambar yang ada di Semarang dengan logo PDIP dan gambar Pak Ganjar itu menggambarkan bahwa Ganjar Pranowo adalah kader PDIP yang taat dan patuh kepada ibu ketua umum Megawati Sukarnoputri," terang Rudy saat ditemui, Sabtu (4/11/2022).
"Itu bahasa gambar yang harus dijelaskan kepada masyarakat. Tidak perlu kayak-kayak gitu diturunkan sebetulnya, tapi kalau pak gubernur minta diturunkan, itu silahkan saja tidak apa-apa," ungkapnya.
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan jika sebenarnya itu tidak masalah. Kalau disitu ada tulisan lain, baru itu masalah.
"Itu tidak ada tulisan lain to. Tidak ada masalah kalau tetap dipasang dan tidak diturunkan," kata dia.
Rudy mengatakan, jika baliho yang bergambar Ganjar Pranowo itu dan bertuliskan 'Petugas Partai Harus Nurut, Saya Setuju' tidak ada makna sindiran kepada siapapun.
Memang belum diketahui siapa yang memasang baliho-baliho yang menjadi viral tersebut.
"Kita itu tidak pernah membaca gambar seperti itu sindiran. Itu siapapun yang memasang tidak masalah," sambung dia.
Baca Juga: Mardiono Ingatkan Ini Setelah DPW PPP Maluku Usulkan Ganjar dan Anies Sebagai Capres 2024
Pada kesempatan itu, Rudy meminta kepada kader PDIP untuk bersabar mengenai keputusan capres 2024 mendatang. Tetap menunggu keputusan dari Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dan sampai hari ini belum dibahas atau diputuskan.
"Teman-teman PDIP harus bersabar, menunggu keputusan ketua umum. Nanti siapapun yang mendapatkan rekomendasi dan ditugasi ketua umum, maka sebagai kader harus menerima dan siap memenangkan. Kita kader yang tegak lurus," tandasnya.
"Jadi semua hak preogratif ketua umum mulai kepala daerah tingkat kota/kabupaten, gubernur, hingga presiden. Pak Ganjar masih kader PDIP, beliau juga menyampaikan 'saya itu orang diklat', orang diklat itu kalau sudah bicara diklat, apapun yang diperintahkan ketua umum harus siap," jelas dia.
Seperti diketahui, baliho dengan background warna merah bergambar Ganjar Pranowo dan bertuliskan 'Petugas Partai Harus Nurut, Saya Setuju' muncul di Semarang.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei