"Hari-hari berikutnya pasti akan lebih meningkat lagi. karena terbukti luar biasa setelah ditutup antrian sampai satu kilometer," papar dia.
Kapolsek menambahkan, meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang melintas jembatan sasak. Diharapkan pihak pengelola mengutamakan keselamatan, maka antrian tetap terjaga, baik dari antrian sisi timur maupun barat.
"Kalau debit air naik kita sarankan untuk ditutup. Dari segi pengamanan baik tambang yang digunakan untuk merancang jembatan tidak memadai," tandasnya.
Terpisah pengelola Jembatan Sasak, Bagong, mengatakan jika operasi jembatan Sasak hingga pukul 21.00 WIB.
"Jembatan ini baru dibuat sekitar satu bulan lalu. Awalnya hanya satu jembatan Sasak, tapi ini kita buat satu jembatan lagi," ungkap dia.
Untuk menyeberang jembatan sasak ditarik retribusi ditarik Rp 2.000 "Per kendaraan retribusi hanya Rp2.000," jelasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan