Mural Presiden Jokowi di pertokoan di Jalan Slamet Riyadi Solo. [Suara.com/Ari Welianto]
Kemudian ada juga tokoh-tokoh dunia, seperti Joe Biden, Vladimer Putin, Xi Jinping, dan Boris Johnson.
Mural-mural yang dibuat itu memakan waktu pengerjaan sekira dua bulan dengan dibantu beberapa teman, seperti Broto, Soni, dan Irul.
"Jadi itu mural berseri, dari dua bulan lalu ada mural Pak Jokowi pakai baju badui dengan tema G20 Go Green. Kemudian saya lanjutkan dengan mural ini. Ada bu iriana didekap perempuan Ukraina," tandasnya.
Ada pesan yang disampaikan, Sardono dalam pembuatan mural-mural tersebut. Di mana menghentikan aksi vandalisme yang sering terjadi.
Mural-mural yang dibuat tidak hanya di sepanjang Jalan Slamet Riyadi tapi juga di Jalan Gatot Subroto.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Pasbata Duga Ada Operasi Giring Opini Negatif dengan Serangan Terstruktur ke Seskab Teddy
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi