"Ini rencana buat daftar haji. Kurang lebih sudah 2,5 tahun memasukan secara rutin, jumlahnya tidak mesti tergantung ada rezeki. Kadang Rp 100 ribu atau Rp 150 ribu," ucap dia.
Didampingi isterinya, Samin langsung menemui Kepala Kantor Perwakilan BI, Nugroho Joko Prastowo untuk meminta solusi mengenai uang miliknya yang rusak akibat dimakan rayap.
Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo mengatakan jika uang rusak bisa diganti uang baru dengan syarat tertentu atau sesuai kriteria.
Uang tersebut adalah uang asli dan harus memiliki luasan minimal 2/3 bagian atau 68 persen dari ukuran penuh.
"Syarat itu diterapkan untuk menghindari adanya dobel klaim," jelasnya.
Soal kasus yang dialami oleh Samin, BI meminta agar Samin bisa menyusun
lebih hulu potongan uang bekas dimakan rayap.
Karena banyak potongan-potongan kecil uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Apalagi kondisi uang yang rusaknya parah.
"Paling berat itu menyusun potongan-potongan uang. Itu langkah awal yang harus dilakukan," tandas dia.
Joko mengatakan, itu dilakukan untuk membuktikan jumlah uang yang wajib diganti. Karena kalau uang yang sudah hilang tidak bisa diganti.
"Yang bisa diganti itu uang sisa bekas dimakan rayap. Kalau ludes tidak tersisa tidak bisa diganti," sambung Joko.
Petugas BI pun memberi contoh uang yang masih bisa diganti dengan mengecek luasan uang menggunakan alat pendeteksi otomatis. Samin juga diberi contoh cara menyusun potongan-potongan uang yang rusak.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam