SuaraSurakarta.id - Hingga awal bulan September 2022 honor volunteer ASEAN Para Games 2022 bisa secepatnya cair.
Padahal informasi yang beredar, honor volunteer akan cair akhir Agustus 2022 kemarin.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terus berupaya agar honor para volunteer ASEAN Para Games 2022 bisa secepatnya cair.
Hasil koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat, informasi honor akan acara awal pekan ini.
"Kemarin saya sudah dihubungi sama Pak Deputi honor volunteer akan segera cair dalam minggu ini. Ditunggu saja, akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing volunteer, ditunggu saja," terang Gibran saat ditemui, Kamis (1/9/2022).
Menurutnya, ini lagi menunggu dari kementerian keuangan karena ada administrasi yang harus diselesaikan.
Gibran pun meminta kepada para volunteer untuk bersabar dan menunggu, karena itu tidak akan lama cair.
"Keluhan volunteer sudah saya jawab, tunggunen sik tidak akan lama. Kemarin janjinya itu minggu ini cair, keputusannya itu bukan di saya masalahnya di kementerian," ungkap Ketua INASPOC ini.
Gibran pun mohon maaf adanya keterlambatan pencairan honor volunteer ASEAN Para Games.
Baca Juga: Masa HMI Soloraya Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Ajak Gibran Ikut dan Temui Peserta Aksi
Seperti diketahui, ada 1.300 relawan atau volunteer yang direkrut INASPOC untuk gelaran ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Solo mulai 30 Juli 2022 hingga 6 Agustus 2022.
Sementara itu salah satu volunteer ASEAN Para Games 2022, Isma P (25) mengatakan hingga saat ini belum cair tapi kalau bagian lain seperti work force sudah cair 31 Agustus kemarin.
"Kalau bagian saya belum cair, kalau yang lain sudah. Saya masih menunggu, harapannya segera cair," kata dia.
Isma menambahkan, untuk besaran honor yang diterima belum tahu berapa. Kalau bagian work force informasinya dapat Rp 4,6 juta.
"Kemarin bagian work force dapatnya Rp 4,6 juta, kalau saya belum tahu. Saya di bagian IT cabor para badminton," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ini Kondisi Museum Keraton Surakarta Usai Dibuka, Belum Semua Tersentuh Revitalisasi
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo