SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyayangkan adanya limbah anjing dari rumah jagal anjing yang dibuang di sungai.
Putra sulung Presiden Jokowi ini pun sudah mengantongi nama siapa yang melakukan aksi tersebut.
Gibran pun sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Kecamatan dan kelurahan untuk mengecek ke lokasi rumah jagal.
"Wes ketahuan orangnya siapa, yang buang siapa," terang Gibran saat ditemui, Rabu (31/8/2022).
Gibran menegaskan, jelas ada sanksi yang akan diberikan ke orang yang bersangkutan.
Petugas sudah datang ke lokasi dan menghentikan aktivitasnya. Itu tidak hanya satu lokasi tapi ada beberapa lokasi.
"Sanksi tetap ada. Kedatangan petugas ke sana dalam rangka itu dan menstop," ungkap dia.
Gibran pun sangat menyayangkan, karena pelakunya itu orang yang di tokohkan. Tapi itu sudah beres dan tidak ada lagi.
"Agak disayangkan, pelakunya itu orang yang di tokohkan," tandasnya.
Baca Juga: Kualitas Air Makin Buruk, DLH Kota Yogyakarta Minta Warga Kurangi Limbah Domestik
Gibran berharap tidak ada lagi kasus seperti itu. Karena itu sangat menganggu dan merusak lingkungan.
"Pokoknya ojo kayak ngono meneh," sambungnya.
Gibran pun akan menindaklanjuti surat edaran (SE) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng soal larangan perdagangan daging anjing.
"Perintah dari gubernur sudah sangat jelas sekali, kita tinggal mengikuti saja. Ini saya sangat senang sekali dapat laporan ini dan langsung kita tindaklanjuti serta menindak tegas," papar dia.
Gibran menambahkan, nanti akan ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur soal itu. Bukan cuma untuk daging anjing saja tapi semua daging dan sampah-sampah kotoran tidak boleh dibuang sungai, itu jelas sangat mengotori.
"Jelas ada Perda yang mengatur soal itu, pasti ada aturannya. Saya juga nunggu masukan-masukan dari teman-teman dewan. Intinya kita akan menjalankan perintah dari Pak Gubernur," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab
-
Kobarkan Semangat Merah Putih, BRI Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026
-
Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo
-
Pagar Pamedan Pura Mangkunegaran Ambruk hingga Harus Disangga Bambu, Gegara Ditabrak Mobil
-
BRI Peduli Perluas Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas lewat Pelatihan dan Pemagangan