Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:18 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendi saat menjadi keynote spiker di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki Sukoharjo. [Suara.com/Ari Welianto]

"Bentuknya semakin lebih terbuka , kemudian keterlibatan alumni yang sudah 16.000 itu. Alumni harus intens, ikut membangun bersama-sama bangsa Indonesia, karena alumni ini harus memperlakukan pondok ini sebagai rahim kedua setelah ibunya," paparnya.

"Jadi kecintaan dia, pengabdiannya harus bagaimana dia mengabdi kepada kedua orang tuanya. Kenapa, karena ini adalah almamater atau rahim, itu yang saya tekannya kepada alumni," jelas dia.

Selama ini sudah terbuka tapi belum terbuka amat. Nanti harus lebih terbuka lagi.

Muhadjir juga meminta kepada para alumni Ngruki untuk tidak malu-malu tapi harus berani. 

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya Ponpes Al Mukmin Ngruki Pimpinan Abu Bakar Ba'asyir Gelar Upacara HUT RI

"Harus berani dan percaya diri kalau saya alumni Ponpes Al Mukmin Ngruki," sambungnya.

Muhadjir menambahkan, jika kedatangannya di Ponpes Al Mukmin Ngruki bukan atas keinginan pribadi. Tapi atas perintah Presiden Jokowi. 

"Pak Presiden, berpesan kepada saya untuk berikutnya ponpes Ngruki, saya diperintah beliau terus membantu memberikan dukungan. Maka saya mohon terus kerja sama antara pemerintah dengan Ponpes Al Mukmin Ngruki, saya harap ditingkatkan untuk di masa masa yang akan datang," pungkas dia.

Kontributor : Ari Welianto

Baca Juga: Kali Pertama Ponpes Al Mukmin Ngruki Gelar Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Load More