SuaraSurakarta.id - Istri presiden pertama Indonesia Ir Soekarno atau Bung Karno, Fatmawati jadi salah satu sosok yang dikenang di momen hari kemerdekaan Indonesia.
Tentu saja, banyak perjuangan yang dilakukan para pahlawan dengan bertaruh nyawa agar Indonesia resmi merdeka.
Pada momen perayaan HUT RI, salah satu momen sakral tentu saja pengibaran bendera merah putih di tengah upacara.
Namun, dibalik langkah besar menuju kemerdekaan ini, tentu tak lepas dari sosok perempuan hebat di belakangnya, ialah Ibu Negara Fatmawati Soekarno.
Detik-detik menjelang momen kemerdekaan 17 Agustus 1945, Fatmawati segera memanggil Chaerul Basri untuk memerintahkan Shimizu, seorang pimpinan barisan Propaganda Gerakan Tiga A Jepang, mengambil kain katun Jepang berwarna merah dan putih berukuran 2 x 3 meter.
Dengan keadaan hamil tua dan fisiknya yang rentan, Fatmawati menjahit Sang Saka Merah Putih itu sendiri di ruang makan. Hal ini diungkap langsung oleh Soekarno dalam buku Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
“Istriku telah membuat sebuah bendera dari dua potong kain. Sepotong kain putih dan sepotong kain merah. Ia menjahitnya dengan tangan," ungkap Soekarno.
Momen bersejarah ini tak bisa dilepaskan dari kontribusi penting ibu Fatmawati mewujudkan cita-cita bangsa menuju kemerdekaan.
Perempuan hebat asal Bengkulu yang juga merupakan seorang motivator bagi seluruh perempuan Indonesia khususnya provinsi Bengkulu ini, dengan semangat nasionalismenya untuk membangun bangsa Indonesia, jasa sang Ibu Negara akan terus diingat.
Baca Juga: Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Edy Rahmayadi Pesan Begini ke Generasi Muda
Jika saja saat itu Ibu Fatmawati tak berinisiatif menjahit bendera, mungkin kita tidak bisa melihat bendera merah putih berkibar setiap 17 Agustus.
Meskipun saat ini bendera yang dikibarkan tiap tahun di Istana Negara bukan lagi bendera jahitan Fatmawati, tetapi bendera itu kini tersimpan rapi sebagai bendera pusaka di Istana Negara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Aksi Nekat Maling di Kadipiro Gagal Total, Tim Sparta Polresta Solo Amankan Terduga Pelaku
-
Solo Disebut Urutan Kedua Kasus HIV/AIDS di Jateng, Ini Respon Respati Ardi
-
Tim Gabungan Polresta Solo Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Jelang Libur Panjang
-
Daya Beli Masyarakat Ambyar, Penjualan Hewan Kurban di Kota Solo Turun 20 Persen
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada