SuaraSurakarta.id - Jamaah haji asal Jawa Tengah yang diberangkatkan melalui Debarkasi Solo meninggal dunia di Tanah Suci bertambah satu orang sehingga total menjadi 17 orang.
"Haji yang meninggal bertambah satu atas nama Siti Subartini binti Karnadi (60), warga Dusun Posongan, Kabupaten Pemalang Jateng, tergabung Kloter 36 Debarkasi Solo," kata Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin dikutip dari ANTARA, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Rabu (28/7/2022).
Hj Siti dilaporkan meninggal dunia karena sakit dan ketika dirawat di Rumah Sakit Al Noer Mekah Arab Saudi, Rabu (27/7), sekitar pukul 05.30 WAS.
Sehingga, total jamaah haji Debarkasi Solo yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 16 orang dan satu lainnya di dalam pesawat terbang saat perjalanan pulang ke Tanah Air.
Sarip mengatakan jamaah haji yang sakit dan masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi sebanyak tujuh orang yang terdiri dari Kloter 16, 27, dan Kloter 32 masing-masing satu orang, lalu Kloter 38 dan 39 masing-masing dua orang.
PPIH Debarkasi Solo telah memulangkan jamaah haji sebanyak 17 kloter dengan sebanyak 6.096 orang ke daerahnya masing-masing dari 43 kloter dengan total 15.447 orang yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Kloter 17 adalah gabungan asal Kota Semarang, Kabupaten Banyumas, Demak, Jepara, Kudus, Pekalongan, dan Rembang sebanyak 344 jamaah telah tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, pada pukul 12.07 WIB," kata Sarip.
Jamaah haji yang tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali, seperti biasa langsung dilakukan tes usap antigen sebelum mereka dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Semua haji harus dilakukan tes antigen untuk mencegah penularan COVID-19.
PPIH Debarkasi Solo hingga pemulangan Kloter 17 mendeteksi empat haji yang dinyatakan positif COVID-19. Haji pertama ditemukan positif yakni satu dari Kloter 3 asal Jepara, kemudian masing-masing satu orang Kloter 11 dan Kloter 12 asal Magelang dan satu lainnya Kloter 13 asal Klaten.
"Haji yang dinyatakan positif langsung ditangani oleh petugas kesehatan khusus langsung dipulangkan ke daerah dengan mobil ambulans untuk isolasi mandiri dan dalam pemantauan tim daerah. Mereka yang positif semua tanpa gejala," kata Sarip.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud
-
GoTo Catat Kinerja Positif, Bisnis Digital Keuangan Tumbuh Pesat
-
BRIvolution Reignite Makin Akseleratif, Perkuat Danantara sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo