SuaraSurakarta.id - Venue para tenis meja untuk gelaran ASEAN Para Games 2022 di Kota Solo kembali terjadi perubahan.
Rencananya venue para tennis meja akan digelar Tirtonadi Sport Hall Solo. Karena dinilai kurang layak untuk dipakai venue para tennis meja di ASEAN Para Games.
"Venue para tennis meja di Tirtonadi Sport Hall dipindah. Karena dinilai kurang layak untuk ajang ASEAN Para Games, ruang pendukungnya kurang banyak," kata Sekjen INASGOC ASEAN Para Games 2022, Rima Ferdianto saat ditemui disela-sela sosialisasi APG 2022 di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (3/7/2022).
Ada usulan lokasi baru untuk mengganti venue para tennis meja, yakni di SMK Warga Solo dan Diamond Convention Hall Solo.
Hari ini pun akan dilakukan survei kedua lokasi tersebut, sehingga biar ada kepastian mengingat ajang ASEAN Para Games tinggal beberapa minggu lagi.
"Dua lokasi itu merupakan saran dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Hari ini kita akan ke lokasi tersebut," ungkap dia.
Dari dua lokasi itu, Diamond Convention Hall sudah layak dan memenuhi syarat. Karena saat ASEAN Para Games tahun 2011 venue tennis meja juga di sana.
"Hari ini kita kesana, kalau tidak bisa maka kita cari alternatif lain. Selain di SMK Warga, ada GOR Pandawa, Gedung Serba Guna Warastratama," paparnya.
Menurutnya, technical delegate Rachel Ramos khusus tennis meja sudah ada disini dan akan ikut survei ke lokasi baru.
Jika Rachel Ramos oke, maka ASEAN Para Sport Federation (APSF) juga akan setuju dan oke.
"Rachel Ramos nanti langsung ikut survei di venue baru. Untuk di Tirtonadi Sport Hall beliau belum oke, karena banyak kekurangan," kata dia.
Rima menjelaskan, untuk di Tirtonadi Sport Hall memang luas termasuk tempat parkirnya. Tapi untuk ruang pendukung kurang, seperti ruang panitia pelaksana (panpel) atau tuang doping serta kesehatan.
"Sangat minim tempatnya di sana, kalau pun ada jauh. Di sana itu murni untuk tempat tanding dan tidak ada ruang buat latihan," ujarnya.
Jadi cuma satu venue saya yang hingga saat ini belum beres, kalau yang lainnya tidak ada masalah.
Persiapan-persiapan lain terus diselesaikan mengingat pelaksana semakin dekat.
"Venue tanggal 15 Juli 2022 sudah harus selesai semua. Kalau bisa sebelum itu, sehingga atlet-atlet Indonesia bisa melakukan uji lapangan dulu," tegasnya dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Perdagangan Daging Anjing di Jateng: Bisnis Gelap yang Sulit Diberantas, Solo Raya Jadi Episentrum!
-
Viral PB XIV Purboyo Pakai Jarik Motif Parang Terbalik di Acara Halabihalal
-
Sinergi Tanpa Batas: Komitmen PERBASI Surakarta Bangun Ekosistem Basket Lewat Silaturahmi
-
Ketahuan! Tukang Becak Nekat Buang Sampah Restoran di Lokasi CFD Solo, Pemkot Kejar Pemilik Usaha!
-
Libur Lebaran Untungkan UMKM, Timus Goreng Karanganyar hingga Nanas Subang Diburu Pemudik