SuaraSurakarta.id - Empat proyek besar di Kota Solo akan dikerjakan berbarengan dalam waktu dekat ini.
Keempat proyek besar tersebut, yakni pengerjaan rel layang Joglo, perbaikan Jembatan Jurug. Lalu Perbaikan Jembatan Mojo dan pembangunan Viaduk Gilingan.
Warga Solo dan sekitar pun barus siap-siap dan waspada. Karena pengerjaan empat proyek besar tersebut berpotensi terjadi kemacetan disejumlah ruas jalan di Kota Solo.
"Empat proyek tersebut akan dibangun dalam waktu hampir bersamaan. Rencananya akan dimulai pada pertengahan tahun ini hingga pertengahan 2023," terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno, Senin (6/6/2022).
Dampak terjadinya kemacetan saat proyek tersebut dibangun sudah diwaspadai. Karena pembangunan infrastruktur fisik tersebut akan dilakukan dalam waktu yang bersamaan.
"Kami mewaspadai dampak terjadinya kemacetan lalu lintas dari dampak pembangunan proyek tersebut," katanya.
Dari empat proyek tersebut, pengerjaan rel layang Joglo sudah dikerjakan sedangkan tidak proyek lainnya rencananya akan dimulai antara Juni-Juli ini.
Untuk proyek rel layang Joglo, akan dilakukan sejumlah rekayasa lalu lintas sebagai dampak pengerjaan proyek.
Rekayasa lalu lintas tersebut akan berlangsung hingga proyek ditargetkan selesai pertengahan tahun 2023 mendatang.
Baca Juga: Tak Ingin Berebut Lahan, PKL CFD Solo Minta Dikembalikan ke City Walk
"Potensi kemacetannya itu luar biasa, karena dikerjakan dalam waktu bersamaan. Untuk rekayasa lalu lintas proyek rel layang Joglo, semua kendaraan berat semua dialihkan lewat jalan tol," papar dia.
Hari mengatakan, manajemen rekayasa lalu lintas juga dilakukan di sekitar proyek Perbaikan Jembatan Mojo yang akan dikerjakan mulai Juni ini.
Awalnya rekayasa lalu lintas saat Jembatan Mojo dikerjakan akan mengandalkan Jembatan Jurug. Hanya saja Jembatan Jurug juga akan diperbaiki.
"Ini jadi tantangan kami, karena akses lalu lintas sebelumnya akan mengandalkan Jembatan Jurug l. Tapi Jembatan Jurug juga mau diperbaiki, ini harus dipikirkan ulang," jelasnya.
Hari menambahkan, juga minta kejelasan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Solo soal kapan pengerjaan Jembatan Jurug dimulai. Karena ada info akan diundur hingga enam bulan ke depan dari rencana awal.
"Kita sudah minta kepastian DPUPR, apakah bisa diundur atau seperti apa. Karena kajian awal ketika Jembatan Jurug dikerjakan pengalihan arusnya lewat Jembatan Mojo, begitu sebaliknya. Kalau pengerjaannya bersamaan pastinya harus ada solusi lain," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam