Polisi sendiri mengaku mendapatkan sejumlah kendala dalam pengungkapan kasus, pasalnya waktu pelaporan dengan dugaan tindak pidana berselang satu bulan. Polisi telah memeriksa 16 saksi, termasuk saksi korban dan terlapor.
"Saya melihat bagaimana rekan penyidik bekerja siang dan malam, melakukan gelar perkara, dan hal-hal yang menjadi atensi dari tim supervisi. Tim supervisi dari Direskrimum Polda Jateng telah hadir, kita telah buka semua file yang telah dikerjakan tim Polres Sragen," paparnya.
"Kami mohon doa nya, sebentar lagi ada hasilnya. Komitmen kami untuk membuat terang tindak pidana akan segera menemukan pelaku. Agar rasa keadilan masyarakat rasa keadilan korban dapat segera terwujud." Ungkap Kapolres Sragen, AKBP. Piter Yanottama, kepada awak media beberapa waktu lalu di kantornya.
Kontributor : Budi Kusumo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali