SuaraSurakarta.id - Kecelakaan maut truk trailer di Boyolali mengakibatkan bapak dan anak yang merupakan sopir dan kernet meninggal dunia, Selasa (17/5/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.
Dua korban meninggal dunia masing-masing bernama Satuman (46) dan Agung Susatyo (18).
Keduanya warga Jombang yang mengendarai truk trailer Tracktor Head Nissan dengan nomor polisi L 8014 UJ .
Kondisi truk trailer pun terlihat rusak parah dan sempat menyebabkan arus lalu lintas terganggu.
"Kejadian berawal dari truk trailer warna putih melaju dari arah timur ( solo ke Semarang) berjalan oleng ke kanan hingga naik median jalan lalu menabrak truk trailer merah gudang garam," tulis admin @merapi_uncover dalam kolom caption.
"Pengemudi dan kernet truk trailer putih Meninggal dunia di lokasi. Pengemudi trailer gudang garam luka ringan," imbuhnya.
"Kejadian dalam penanganan polisi. Arus lalu lintas masih macet, posisi kendaraan menutup satu lajur jalan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Calvin Verdonk Resmi ke Ligue 1, Gabung LOSC Lille dari NEC Nijmegen
-
Aksi di Polda Bali Ricuh, Massa Lempar Batu Hingga Gerbang Rusak dan Kaca Pecah
-
Gedung DPRD NTB Dibakar, Komputer Hingga Kursinya Dijarah
-
Aksi Demo Polisi Tumpah di Bali, Ratusan Ojol dan Mahasiswa Geruduk Polda Bali
-
UPDATE: Daftar Demo di Semua Kota dan Kabupaten di Indonesia 25-30 Agustus 2025
Terkini
-
Unjuk Rasa di Solo Berakhir Anarkis, Aliansi Ojol Soloraya Klaim Ada Penyusup
-
Kapolresta Solo Pastikan Tak Ada Senjata Peluru dalam Pengamanan Unjuk Rasa
-
Fasilitas Publik Rusak saat Aksi Driver Ojol di Solo, Wali Kota: Segera Kita Benahi
-
Pendemo di Solo Beringas! Bakar Gedung Sekwan DPRD Kota Solo
-
Cerita Pedagang dan Pengunjung Shelter PKL Manahan Saat Demo Ricuh: Kaget dan Langsung Berlarian