SuaraSurakarta.id - Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, melakukan kunjungan ke Rutan Klas I Surakarta atau Rutan Solo, Rabu (27/4)/2022 petang.
Dirinya bersyukur, dapat memastikan kualitas makanan yang dikonsumsi warga binaan dan kebersihan Rutan Solo. Pasalnya, itu menjadi bagian tugasnya sebagai legislator Komisi III DPR RI di wilayah pengawasan.
“Saya bersyukur bisa memastikan kualitas makanan yang diterima warga binaan, dan kebersihan dan lain-lain. Sebagai anggota Komisi III saya punya kewajiban melakukan fungsi pengawasan. Ini bersilaturahmi, melhat kualitas, fasilitas,” kata Eva Yuliana.
Menurutnya, kualitas makanan dan kebersihan lingkungan Rutan Klas I Solo sudah cukup bagus.
Sedangkan dari sisi bangunan, dia mengakui butuh biaya perawatan yang tinggi karena sudah masuk sebagai heritage atau cagar budaya.
Pada kesempatan itu, politisi Partai Nasdem itu juga memanfaatkan waktu untuk berdialog dengan para warga binaan terkait aktivitas mereka selama menjalani masa tahanan.
“Senang bisa silaturahmi dengan sedulur-sedulur warga binaan di Rutan Klas I Solo. Walau tidak semua bisa buka bersama kami karena kapasitas tempat dan pertimbangan lain, sehingga digilir. Tidak bisa 500 sekian warga binaan,” ujar dia.
Disinggung wacana pemindahan Rutan Solo, Eva mengaku, sudah bergulir beberapa tahun terakhir. Salah satu pertimbangannya keberadaan Rutan Solo yang dekat permukiman penduduk. Kondisi itu membawa konsekuensi bagi para pengelola Rutan.
Dirinya juga menyoroti perihal aspek kesehatan warga binaan dengan adanya dokter dan petugas medis yang standby selama 24 jam. Tidak hanya di Rutan Solo, ketersediaan tim medis menurut dia harus diperhatikan di selurun rutan.
Sementara itu, Karutan Solo, Urip Dharma Yoga mengatakan kunjungan Eva Yuliana memberikan motivasi kepada warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terlebih pada bulan Ramadan yang penuh ampunan. Dia juga bersyukur ada buka puasa bersama.
Urip juga mengapresiasi paparan Eva yang mengajak para warga binaan untuk bersabar menunggu waktu kembali ke tengah masyarakat.
“Tadi dipesankan juga kepada warga binaan agar tidak mengulangi tindak pidana mereka,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar