SuaraSurakarta.id - Penyanyi dan aktris Maudy Ayunda ditunjuk oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate sebagai juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia demi menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya generasi muda.
"Saya ingin sekali terlibat dalam momen bersejarah ini karena hanya ada 20 tahun sekali, kalau kita tidak terlibat sekarang, kapan lagi?" kata Maudy Ayunda, dilansir ANTARA, Kamis (31/3/2022).
Maudy belajar Filosofi, Politik dan Ekonomi di Universitas Oxford, kemudian mendapatkan Master of Business Administration dan Master of Arts in Education di Universitas Stanford.
Perhelatan besar ini adalah momentum bersejarah dan kesempatan Indonesia untuk mendorong dunia pulih bersama-sama mengatasi tantangan ekonomi global.
"Makanya tugas bersejarah ini harus disambut sukacita dan optimisme," ujar Maudy, menambahkan dia tak perlu berpikir panjang untuk menyetujui tawaran menjadi bagian dari tim juru bicara.
Pesohor dengan jumlah pengikut 15,4 juta di Instagram itu mengajak semua orang untuk terlibat dan menyukseskan momentum di mana Indonesia berkesempatan memimpin pembahasan skenario bersama keluar dari pandemi.
Pemilik nama lengkap Ayunda Faza Maudya itu menambahkan, keberhasilan Presidensi G20 Indonesia akan menjadi catatan sejarah yang membanggakan, sementara hasil konkret dari tiga isu prioritas - penguatan arsitektur kesehatan global, transformasi digital serta transisi energi- akan membawa perubahan kehidupan yang lebih baik.
Aktris 27 tahun yang pernah masuk ke daftar 100 perempuan tercantik dunia tahun 2020 versi TC Candler, aktif di dunia hiburan sejak belia.
Dia membintangi film "Untuk Rena" saat berusia 11 tahun, kemudian memerankan remaja di film "Perahu Kertas" yang diadaptasi dari buku karya Dewi Lestari.
Baca Juga: Maudy Ayunda Didapuk Kominfo Jadi Jubir Presidensi G20, Ini Sederet Tugasnya
Maudy juga membintangi film "Trinity, the Nekad Traveler" yang diangkat dari buku narablog wisata Trinity, juga berperan sebagai Ainun muda dalam "Habibie & Ainun 3" yang mengisahkan kisah Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie dan istrinya, Hasri Ainun Besari.
Maudy Ayunda juga aktif menulis, dia sudah menerbitkan buku "Dear Tomorrow" dan buku anak berjudul "Kina and Her Fluffy Bunny".
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRILink Agen Hadirkan Akses Keuangan hingga Pelosok
-
Andi Azwan Tegaskan, Gibran Segera Tunjukkan Ijazah Setara SMA
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga
-
Persis Solo Mandul di Manahan, De Red FC Pulang Bawa Satu Poin
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance