"Tapi beda, kalau dipakai Mas Paundra bagus tapi kalau saya rodo piye. Ganteng banget, bedo, kalau Mas Paundra auranya keluar semua," terang Gibran.
Gibran menyebut sejumlah netizen bertanya-tanya batik warna hijau yang dikenakan itu belinya di mana.
"Saya bilang ini yang bikin Gusti Paundra. Semuanya heboh," kata dia.
Gibran menilai, jika Gusti Paundra merupakan seniman sejati dan karya-karyanya masuk terutama untuk anak-anak muda.
"Jadi batik bisa dipakai sehari-hari, bisa untuk pergi ke cafe, pergi ke mall, jadi masuk banget desain-desainnya Mas Paundra," sambungnya.
"Saya mendorong beliau di hari batik nanti bisa berpartisipasi, biar batik digemari anak-anak muda. Batik jangan hanya dipakai untuk acara-acara formal saja, bisa untuk nongkrong, ke mall, ngopi-ngopi, wedangan," jelas dia.
Gibran ingin mengangkat batik melalui Mas Paundra. "Saya sekali pakai saja sudah jadi bahan pembicaraan. Bagaimana nanti kalau beliau mengeluarkan seri-seri berikutnya," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga: Heboh, Ada Benda Diduga Bom Dekat Balai Kota Solo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS