SuaraSurakarta.id - Salah satu ulama Nahdlatul Ulama KH Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Gus Muwafiq angkat suara berkaitan dengan polemik pawang hujan.
Seperti diketahui, aksi pawang hujan bernama Rara Istiani Wulandari atau Mbak Rara di ajang MotoGP Mandalika 2022 disebut banyak pihak sebagai perbuatan musyrik.
Namun, Gus Muwafiq membantah anggapan tersebut. Menurutnya, aksi Mbak Rara merupakan ilmu spiritual dan bukan sesuatu yang bisa diigolonggkan sebagai hal musryik.
"Musyrik tidak seperti itu," kata kata Gus Muwafiq dari kanal YouTube BBS Kemranjen dan dilansir Hops.id--jaringan Suara.com, Jumat (25/3/2022).
Sosok yang tinggal di Sleman itu lantas menyamakan apa yang dilakukan Mbak Rara seperi pawang yang bisa menjinakkan hewan-hewan buas.
”Bahwa manusia memiliki usaha. Misalnya berlindung dari harimau, manusia membuat senapan. Berlindung dari gempa membuat fondasi, berlindung dari hujan ya membuat ilmu pawang,” ujarnya.
Dia pun mengaku tak mempermasalahkan jika ada yang menganggap aksi Mbak Rara musryik.
“Ya nggak apa-apa udah. Kalau dia bilang musyrik, suruh dia datang dan suruh berdoa, hujan enggak itu. Suruh dia berdoa di situ. Kalau masih hujan, berarti doanya tidak manjur. Gitu aja,” terangnya.
Namun, dia meminta kepada semua orang untuk lebih bijaksana dan tak menganggap semua yang seperti dilakukan Mbak Rara adalah sebuah kemusyrikan.
Baca Juga: Heboh Pernyataan Mbak Rara Pawang Hujan Ngaku Pegang Remot Langit, Warganet: Ini Sudah Takabur
“Mandalika butuh tidak hujan, maka adanya itu ya suruh gunakan itu. Yang bijaksanalah dengan ilmu. Jangan semua ilmu kemudian disebut musyrik,” papar Gus Muwafiq.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Pasbata Duga Ada Operasi Giring Opini Negatif dengan Serangan Terstruktur ke Seskab Teddy
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi