Sebagai pawang hujan, Adi menjelaskan durasi 'menahan hujan' disesuaikan dengan permintaan pemilik acara.
Selain itu, Adi juga menjelaskan bahwa dalam hal sebagai pawang hujan ini bukanlah menolak hujan namun lebih ke menggeser hujan ke lokasi yang dirinya inginkan.
"Poinnya kita bukan menantang atau menyalahi alam yang akan turun hujan. Tapi lebih ke memindah hujan harus turun di mana supaya tempat yang kita doakan tidak turun hujan dahulu," tegas Adi.
Disinggung mengenai sesaji yang harus disiapkan, Adi menyebut beberapa diantarnya bunga hingga kemenyan yang menjadi syarat. Meski demikain, dia menegaskan sesaji tersebut bukan untuk memberi kepada mahluk halus. Namun lebih kepada sedekah bumi atau merti alam, memberikan kepada alam semesta.
Dirinya juga memberikan contoh seperti memakai salah satu ubo rampe, yaitu menggunakan kemenyan yang dianggap orang umum sebagai menghadirkan setan maupun roh jahat pada istilahnya.
"Itu justru keliru, kalau saya secara pribadi menggunakan kemenyan dan sejenisnya adalah untuk aroma terapi. Agar khusuk saat saya melakukam doa," pungkas sang pawang hujan.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
-
Soal Pawang Hujan di Mandalika, BMKG: Kami Gunakan Teknologi, Beda dengan Kearifan Lokal
-
Terpopuler Lifestyle: Fakta Bocah Acungkan Jari Tengah ke Choi Siwon, Pawang Hujan dari Berbagai Negara
-
Ternyata Singing Bowl Adalah Mangkuk Penuh Khasiat, Ini Alat yang Dibawa Rara Si Pawang Hujan MotoGP Mandalika
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi