SuaraSurakarta.id - Menjelang Ramadan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan. Tidak hanya minyak goreng yang naik, harga beberapa barang kebutuhan pokok seperti telur, cabai, dan daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Solo mengalami kenaikan cukup signifikan.
Namun demikian, meski harga naik persediaan bahan pokok masih mencukupi hingga memasuki bulan puasa mendatang.
Berdasarkan pantauan di Pasar Sidodadi Kleco Laweyan Solo, Kamis (17/3/2022), harga telur yang semula dijual Rp23.000/kg kini naik menjadi Rp24.000/kg, cabai rawit merah semula Rp45.000/kg naik menjadi Rp50.000/kg, daging ayam semula Rp23.500/kg menjadi Rp25.000/kg, dan minyak goreng premium semula dijual Rp20.000/liter menjadi Rp23.000/liter.
Sedangkan, harga beberapa barang kebutuhan pokok lainnya di Pasar Sidodadi Solo, seperti beras, daging ayam, daging sapi, gula pasir, dan terigu rata-rata ditawarkan stabil serta persediaan menjelang Ramadan cukup melimpah.
Sidiq (40) salah satu pedagang di Pasar Sidodadi Solo mengatakan, harga minyak goreng premium kembali ke harga semula yakni kualitas curah dijual Rp14.000/liter, premium dijual Rp23.000/liter dan yang isi dua liter dijual Rp37.000/liter tergantung merek. Sedangkan stok minyak goreng sekarang sudah mencukupi kebutuhan pasar.
"Harga telur memang sering berubah tergantung harga dari tingkat distributor dan pedagang di pasar hanya penyesuaian dijual kini antara Rp24.000/kg hingga Rp25.000/kg, beras stabil dari Rp9.300/kg hingga Rp12.000/kg, terigu Rp9.000/kg, gula pasir Rp13.500/kg dan stok jelang Ramadan cukup banyak," kata Sidiq dikutip dari ANTARA.
"Sementara harga daging sapi di Pasar Sidodadi Solo, dijual stabil Rp110.000/kg hingga Rp120.000/kg tergantung kualitasnya dan stok cukup banyak. Permintaan pasar menjelang Ramadan belum kelihatan ada peningkatan," tambahnya.
Pedagang lainnya, Samiyem (50) mengatakan cabai rawit merah memang harga cukup tinggi mencapai Rp50.000/kg, sebelumnya Rp45.000/kg, cabai merah besar Rp40.000/kg sebelumnya hanya Rp30.000/kg, bawang merah stabil Rp33.000/kg, bawang putih Rp25.000/kg, kentang Rp12.000/kg, kubis dan wortel masing-masing dijual Rp5.000/kg.
"Pasokan tetap terjaga normal menjelang puasa ini. Komoditas sayuran dipasok dari Boyolali, Salatiga, Tawangmangu Karanganyar, dan wilayah Jawa Timur," kata Sumiyem.
Baca Juga: Ribuan Batang Pohon Cabai Gagal Panen, Petani di Lembang Gigit Jari
Sementara Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Surakarta Training Hartanto mengatakan kenaikan harga telur, cabai, daging ayam, dan minyak goreng di pasar-pasar tradisional di Kota Solo, memang sudah menjadi tren menjelang Ramadan. Bahkan, harga bisa naik lagi menjelang Lebaran mendatang.
Namun, persediaan barang-barang kebutuhan pokok di wilayah Solo masih terjaga karena pasokan barang ke pasar-pasar tetap lancar dan stabil.
"Khusus minyak goreng sesuai surat edaran (SE) Mendag No.9/2022, tentang relaksasi penerapan minyak goreng sawit kemasan sederhana dan kemasan premium per tanggal 16 Maret, pada pukul 00.00 WIB. Dalam SE itu, minyak goreng curah harga eceran tertinggi (HET), Rp14.000/liter, sedangkan kemasan sederhana dan premium akan mengikuti perkembangan harga di pasaran," ujar Training.
Hal tersebut, kata dia, sebagai upaya pemerintah untuk percepatan ketersediaan minyak goreng sawit bagi masyarakat dengan jumlah mencukupi di seluruh wilayah Indonesia.
Pemkot Surakarta khusus minyak goreng bersama instansi lainnya dan distributor telah melaksanakan operasi pasar di 10 titik di wilayah Solo dengan total 46.000 liter dengan harga Rp14.000/liter dan Rp13.500/liter untuk menekan harga dan antisipasi persediaan.
Kendati demikian, Dinas Perdagangan Kota Surakarta akan menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok baik di pasar-pasar tradisional maupun modern di Solo, menjelang puasa akan melimpah dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali