Ronald Seger Prabowo
Kamis, 03 Maret 2022 | 15:01 WIB
Perayaan Nyepi atau Tahun Baru Saka 1944 itu berlangsung di Taman Sunan Jogo Kali, Pucangsawit, Jebres Solo, Rabu (2/3/2022) malam. [Timlo.net/M Ismail[

SuaraSurakarta.id - Perayaan Hari Raya Nyepi digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo.

Perayaan Nyepi atau Tahun Baru Saka 1944 itu berlangsung di Taman Sunan Jogo Kali, Pucangsawit, Jebres Solo, Rabu (2/3/2022) malam.

“Ini bentuk keberagaman makna Bhinneka. Kita hadirkan enam pemuka agama untuk ikut doa bersama Peringatan Hari Raya Nyepi,” kata Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo melansir Timlo.net--jaringan Suara.com.

Perayaan Nyepi diadakan dengan Tarian Pendet. Kemudian dilanjutkan doa bersama enam agama secara bergantian. Setelah upacara Melasti atau upacara Jalan Dipuja di pinggir Sungai Bengawan Solo.

Rudy mengaku ini merupakan kali pertama perayaan Nyepi diadakan di tingkat DPC PDIP. Ia mengatakan ke depan untuk perayaan hari-hari besar akan diadakan juga di DPC PDIP Solo.

“Ini bagian dari toleransi serta menjaga kerukunan umat beragama di Solo,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Ety Isworo menambahkan kegiatan peringatan Nyepi mengangkat tema “Dari Solo Untuk Indonesia”. Kegiatan ini diikuti kader partai, pengurus PAC dan ketua ranting.

“Kita batasi undangan karena masih pandemi. Perayaan Nyepi ini bagian dari program DPC PDIP Solo yang menggelar peringatan hari raya semua agama,” kata Ety.

Ia berharap dengan memperingati hari keagamaan semua agama ini bertujuan menjaga makna dari Bhineka Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga: Hari Raya Nyepi, Ratusan Kendaraan Tinggalkan Bali Melalui Pelabuhan Gilimanuk

Load More