SuaraSurakarta.id - Menjelang kenaikan tahta GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo menjadi KGPAA Mangkunegara X, pesan penting diungkapkan budayawan Solo, Raden Surojo.
Paling utama adalah bisa merangkul keluarga besar maupun abdi dalem Pura Mangkunegaran.
"Karena sebelumnya sudah ditetapkan dan dimusyawarahkan oleh keluarga inti Mangkunegaran, ya mau tidak mau harus diterima oleh semua pihak," jelas Surodjo kepada Suarasurakarta.id, Rabu (2/3/2022).
Hal itu menurutnya, memang harus ada musyawarah keluarga inti. Mengingat, di Mangkunegaran adalah suatu keluarga besar.
"Jadi menurut saya yang harus menjadi perhatian penting untuk penerus pemimpin Mangkunegaran selanjutnya harus bisa merangkul keluarga besar lainya,"jelasnya.
Menurutnya, menjadi pemimpin di Mangkunegaran tidaklah mudah karena harus bisa mengayomi segala aspek di Pura Mangkunegaran.
"Harus bisa mangayomi menjadikan satu kembali dan rukun kembali, untuk menatap Mangkunegaran ke depan untuk menyongsong Mangkunegaran yang lebih cerah," pungkasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sejumlah Pengageng Parentah Puro Mangkunegaran, mengumumkan Gusti Pengeran Haryo (GPH) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai penerus Mangkunegoro X, pasca Mangkatnya (meninggalnya) Mangkunegkro lX pada 13 Agustus 2021 lalu.
Kontributor : Budi Kusumo
Baca Juga: Soal Penunjukkan GPH Bhre Cakrahutomo Jadi Mangkunegara X, Ini Tanggapan Gibran
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox