Para penari sedang latihan Tari Bedhaya Anglir Mendhung untuk jumenengan KGPAA Mangkunegara X. [Suara.com/Ari Welianto]
Ketiga kerajaan tersebut adalah Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Yogyakarta, dan Pura Pakualaman.
"Kita tidak bisa melupakan kerajaan penerus Dinasti Mataram Islam. Makanya nanti kita akan mengundang mengundang mereka semua," sambungnya.
Untuk pengukuhan nanti akan digelar di Pendapa Pura Mangkunegaran. Rencana akan mengundang sekitar 300 undangan sesuai aturan protokol kesehatan.
"Yang kita utamakan diundang itu jelas Gubernur Jawa Tengah, Wali Kota Solo serta tokoh-tokoh di sekitar Solo. Karena ini sekalian perkenalan," tandas dia.
"Kita juga mengharap juga nanti putra putri KGPAA IX yang lain hadir, kita sudah siapkan posisi tempatnya. Mereka juga harus tahu prosesi perjalanannya," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tim U-15 Putri Surakarta Siap Tampil Maksimal di HYDROPLUS Soccer League All Stars
-
Zero Tolerance terhadap Fraud, BRI Tolak Penyimpangan yang Rugikan Negara dan Masyarakat
-
Pemasangan Baliho Ucapan Ultah Jokowi Berbuntut Panjang, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejaksaan
-
Jokowi akan Keliling Lagi, Untuk Tegaskan Jateng Kandang Gajah
-
Cak Imin Sindir Profesor yang Sudah Masuk Birokrat Tak Lagi Kritis, yang Penting Asal Babe Senang