Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 08 Februari 2022 | 10:40 WIB
Ilustrasi pekerja di bidang teknologi informasi. Era transformasi digital tidak hanya memangkas profesi pekerjaan yang sudah dilakukan bertahun-tahun. Kemajuan teknologi memberikan peluang baru dan pekerjaan baru. (Shutterstock).

Banyak bisnis yang membutuhkan data dalam setiap pengambilan keputusannya, mulai dari industri keuangan, perbankan, sampai perawatan kesehatan.

"Karena itu, profesi di bidang data science atau data analytic memiliki demand yang tinggi," kata Calvin.

Dengan keterampilan data science perusahaan bisa mendapatkan keinginan pasar dan menghasilkan layanan yang mampu mengimbangi keinginan pasar tersebut.

Cloud Computing

Baca Juga: BRI Sertakan Digitalisasi dalam Ekosistem Bisnis

Digitalisasi mau tidak mau turut menyeret cloud sebagai layanan yang semakin sering digunakan.

Kemampuan yang dibutuhkan di bidang ini meliputi kemampuan untuk merancang, merencanakan, mengelola, memelihara dan mendukung penggunaan cloud computing.

Kemampuan ini akan semakin dicari mengingat Indonesia kini tengah menyongsong pembuatan Pusat Data Nasional.

Artificial Intelligence

World Economic Forum menyatakan bahwa Artificial Intelligence atau AI merupakan teknologi dengan pertumbuhan tercepat, dan akan menciptakan 133 juta pekerjaan baru pada tahun 2025.

Baca Juga: Model Bisnis Baru, BRI Andalkan Digitalisasi

"AI dapat melakukan tugas-tugas seperti pengenalan gambar dan ucapan, klasifikasi gambar, dan pengenalan wajah," jelas Calvin.

Load More