SuaraSurakarta.id - Era transformasi digital tidak hanya memangkas profesi pekerjaan yang sudah dilakukan bertahun-tahun. Kemajuan teknologi memberikan peluang baru dan pekerjaan baru.
Kemampuan Sumber Daya Manusia di bidang Teknologi Informasi (TI) akan semakin diburu. Profesi baru akan bermunculan.
Hal itu tentu untuk menjawab tantangan kemajuan di ruang digital yang semakin canggih dan tak terbendung terutama untuk mewujudkan visi Indonesia emas 2045.
Survei McKinsey dan World Bank memperkirakan bahwa Indonesia membutuhkan sembilan juta tenaga kerja digital sampai 2030, atau sekitar 600 ribu talenta digital setiap tahunnya.
"Tenaga kerja digital yang dimaksud ini adalah sumber daya manusia yang mumpuni di bidang teknologi informasi dan komunikasi, dengan penguasaan teknologi digital terkini, seperti cloud, kecerdasan buatan, analytic big data, cyber security, pengembangan software sampai blockchain," kata Co-Founder Coding Studio Calvin dalam siaran persnya, Senin (8/2/2022).
Berkaca dari hal itu Coding Studio membagikan daftar pekerjaan di bidang TI yang akan semakin diburu di era transformasi digital dan dapat menjadi referensi untuk anda mengasah keterampilan di bidang pekerjaan tersebut.
Cyber Security
Pekerjaan menjadi pengaman siber di ruang digital saat ini sangatlah penting. Apalagi di masa kini ketergantungan perusahaan pada teknologi semakin tinggi. Karena itu penting bagi perusahaan untuk menjaga jaringan tetap aman dan untuk terlindung dari serangan siber.
Tentunya selain melindungi data perusahaan, itu juga menjadi pengaman bagi data- data pribadi para pengguna layanan untuk itu layanan cyber security menjadi sangatlah penting di era transformasi digital.
Baca Juga: BRI Sertakan Digitalisasi dalam Ekosistem Bisnis
Data Science/Analytic
Banyak bisnis yang membutuhkan data dalam setiap pengambilan keputusannya, mulai dari industri keuangan, perbankan, sampai perawatan kesehatan.
"Karena itu, profesi di bidang data science atau data analytic memiliki demand yang tinggi," kata Calvin.
Dengan keterampilan data science perusahaan bisa mendapatkan keinginan pasar dan menghasilkan layanan yang mampu mengimbangi keinginan pasar tersebut.
Cloud Computing
Digitalisasi mau tidak mau turut menyeret cloud sebagai layanan yang semakin sering digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang