SuaraSurakarta.id - Hotel legendaris Agas Kota Solo dijual di website jual beli properti. Di dalam website tersebut Hotel Agas dijual dengan harga Rp 120 miliar.
Dari pantauan di lapangan, terpasang sejumlah spanduk bertuliskan dijual dibeberapa lokasi. Informasinya Hotel Agas sudah mulai tutup total pada Februari 2025, sementara untuk pemasangan spanduk di jual itu dipasang sudah satu minggu ini.
"Februari 2025 kemarin ditutupnya. Kalau dipasang spanduk di jual itu sudah seminggu ini," ujar penjaga Hotel Agas Solo, Ariyanto (52) saat ditemui, Minggu (24/8/2025).
Ariyanto menyebut hotel yang dibangun tahun 1996 tutup total dan di jual ini karena kondisinya sepi. Mulai sepi itu semenjak ada proyek Flyover Manahan, sehingga akses menuju hotel cukup sulit.
"Mulai sepi semenjak ada flyover terus hunian kamar rodo menurun. Kondisinya sempat ramai terus sepi, kemudian tahun 2024 owner meninggal dan tidak ada yang mengurusi, lama-lama di tutup dan karyawan di PHK masal," katanya.
"Ini sempat dikelola para keponakan setelah owner meninggal. Tapi terjadi beda pendapat, terus ketentuannya hotel ditutup," lanjut dia.
Sementara ini yang masih aktif itu kolam renangnya, masih dibuka kalau ada yang mau renang. Kalau yang lainnya sudah ditutup semua.
"Kolam renang masih aktif. Masih ada yang renang di sini," sambung karyawan yang sudah bekerja sejak tahun 2000 ini.
Ariyanto mengaku sedih dan sangat menyanyangangkan Hotel Agas ini ditutup. Karena salah satu hotel legend di Kota Solo yang jadi jujugan para tamu sebelum marak hotel-hotel seperti saat ini.
Baca Juga: Ini Pengakuan Tersangka Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur
"Sayang disayangkan. Ini salah satu hotel legendaris, waktu itu Hotel Agas, lalu Kusuma Sahid Prince dan Hotel Cokro. Sekarang marak hotel-hotel," jelasnya.
Pastinya sedikit kecewa hotel ini tutup dan mau di jual. Memang akses mau ke sini semenjak ada flyover itu susah, selama ini banyak pengunjung yang kecelek dan bingung.
"Padahal dulu hotel ini ramai dan terkenal, selalu ramai tamu yang datang. Sempat ada yang kecelek datang ke sini, dikira masih buka ternyata tutup," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
5 Fakta Tragedi Sate Maut Boyolali, Seret Sang Menantu Pecandu Judi Online
-
Misteri 'Sate Maut' Boyolali: Mulut Membiru, Polisi Bongkar Makam Aminah Buru Jejak Racun Sianida
-
Mengenal Inesial F Umpan Cantik Pemikat Warga Amerika hingga Gasak Uang Rp41 Miliar
-
Kedok Pig Butchering Sukoharjo: Ini 5 Fakta Menarik Sindikat Kripto yang Kuras Rp41 Miliar Warga AS
-
Markas Pig Butchering Sukoharjo Digulung: 11 WNA Jadi Tersangka, Kuras Rp41,1 Miliar Milik Warga US