SuaraSurakarta.id - Menjelang Tahun Baru Imlek, ribuan warga Kota Solo dan sekitarnya tumpah-ruah di taman lampion kawasan Pasar Gede maupun Balai Kota Solo.
Sebagai informasi, Pemkot Solo memberlakukan jam penyalaan lampion mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Pantauan Suarasurakarta.id, Senin (31/1/2022) malam, kedatangan warga ini selain berswafoto juga menjajakan jajanan khas yang berada di wilayah Pecinan Solo, meski masih di tengah situasi pandemi Covid-19.
Basuh rindu akan hadirnya suasana Imlek seakan dirasakan warga Kota Bengawan dan sekitarnya setelah dua tahun 'absen' akibat pandemi.
Selain lampu lampion, ribuan warga ini juga berswafoto di hadapan patung macan air, di depan Balai Kota Solo yang dihiasi dengan lampu sorot yang menambah kesan apik suasana.
Selain itu, juga banyak warga yang menjajakan makanan khas Kota Solo. Baik wedang ronde, asle, hingga kacang godok.
Warga terlihat antusias ketika melihat banyaknya lampu lampion yang berada di pepohonan depan Balai Kota Solo.
Sejumlah warga mengaku senang dengan adanya lampu lampion yang menghiasi depan Balai Kota Solo ini. Salah satunya, Reihan Ayunda Surya Putri, (20), warga Sukoharjo.
"Ya ke sini pengin melihat lampion Tahun Baru Imlek. Ramai juga, asyik tadi saya foto depan patung macan air," ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Perayaan Imlek 2022 Ini Anak-anak Muda Pengrajin Lampion Malang Banyak Orderan
Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, meski saat ini masih di masa pandemi Covid-19, tapi dirinya melihat warga yang datang semua juga memakai masker.
"Ya meski ramai begini, yang penting kita prokes kok. Memakai masker. Selain itu tadi juga ada banyak Pak Polisi yang terus menghimbau warga untuk memakai masker, dan jaga jarak," paparnya.
Hal yang sama juga dikatakan Lintang Dea Larasati (20). Dirinya juga mengaku senang datang di acara Imlek tersebut, pasalnya terhir dirinya menyaksikan acara Imlek ini pada Tahun 2019.
"Sudah dua tahun saya enggak melihat seperti ini. Baru kali ini lagi saya bisa melihat perayaan Imlek di Solo seperti ini," ucapnya.
Masih dalam pantauan, ribuan warga terus berdatangan dari segala arah. Untuk mengurai kerumunan, jajaran Polresta Solo melakukan tindakan pengalihan jalur, dari Jalan Jendral Sudirman dialihkan ke Jalan Ronggowarsito.
Selain itu Petugas Kepolisian dari Binmas Polresta Solo juga melakukan patroli di Balai Kota hingga Pasar Gede Solo untuk terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tetap prokes.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi