SuaraSurakarta.id - Indonesia bakal menghadaPi Vietnam dalam laga lanjutan di Grup B Piala AFF 2020. Namun demikian kabar mengejutkan dari sang kepala pelatih tim Garuda.
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa persiapan skuadnya untuk menghadapi Vietnam dalam lanjutan Grup B Piala AFF 2020 di Singapura, Rabu (15/12/2021), terganggu "hal yang tak diinginkan".
"Kalau tak ada hal itu, persiapan kami akan berjalan lancar," ujar Shin dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Selasa (14/12/2021).
Meski demikian, juru taktik asal Korea Selatan tersebut enggan memberi tahu persoalan apa yang tengah menimpa skuad "Garuda".
Ketika pewarta menanyakan apakah ada hubungan dengan penyebaran COVID-19, seperti yang dialami Malaysia, Shin bergeming dan menolak membahasnya.
"Saya akan memaparkan semuanya besok dalam konferensi pers sesudah pertandingan," tutur pria berusia 51 tahun itu.
Terlepas dari gangguan yang dirasakan skuandnya, Shin Tae-yong tetap optimistis dengan kualitas anak-anak asuhnya untuk menaklukkan Vietnam.
Vietnam, kata pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu, bisa jadi tim terkuat di Piala AFF 2020 tetapi bukan tidak mungkin dikalahkan.
"Saya melihat performa pemain semakin baik dan mungkin para suporter juga demikian. Saya percaya pemain menikmati laga besok," kata Shin.
Baca Juga: Indonesia vs Vietnam, Park Hang-seo Puji Evan Dimas dan Kawan-kawan
Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam di Stadion Bishan, Singapura, pukul 19.30 WIB atau 20.30 waktu setempat.
Vietnam nyaris selalu menjadi momok bagi timnas Indonesia sejak lebih dari dua dekade. Bahkan, mulai tahun 2012, Indonesia hanya menorehkan sekali kemenangan atas Vietnam.
Dalam dua tahun terakhir, di level senior, Indonesia selalu kalah dari Vietnam tepatnya ketika bertanding pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Dua kali bersua, Indonesia takluk 1-3 dan 0-4.
Di Grup B Piala AFF 2020, Indonesia berada di peringkat pertama klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari dua laga. Vietnam berpoin sama, tetapi duduk di posisi kedua lantaran kalah selisih gol.
Malaysia bertengger di tempat ketiga dengan enam poin dari tiga pertandingan, lalu berturut-turut ada Kamboja dan Laos di posisi keempat serta kelima dengan nirpoin.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak
-
Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar