SuaraSurakarta.id - Kabar gembira dirasakan pedagang Pasar Legi Solo dan masyarakat. Pemkot Solo memastikan peresmian pasar itu dilakukan awal tahun depan.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyusul selesainya proyek pembangunan pasar induk tersebut.
"Pembukaannya nanti peresmian Januari atau pertengahan, sing penting (yang penting) biar ini jalan dulu," kata Gibran dikutip dari ANTARA, Selasa (30/11/2021).
Gibran menjelaskan, untuk proses perpindahan akan dilakukan secara bertahap. Meski demikian, dikatakannya, sejauh ini para pedagang cukup kompak terkait penempatan lokasi berdagang.
"Pembagian pedagang nanti ada yang basah sendiri, kering sendiri, ada zonasinya. Lancar kok, sama sosialisasi di tempat baru seperti apa," paparnya.
"Paling penting di setiap ruangan kan ada water sprinkler, nanti ditekankan jangan sampai terjadi kebakaran lagi, sing ngerokok yo ojo sak penake dewe (yang merokok jangan seenaknya sendiri) buang puntung rokok. Kami antisipasi dengan water sprinkler di semua sudut ruangan," tambah dia.
Ia mengatakan nantinya akan ada imbauan larangan merokok bagi seluruh warga yang beraktivitas di kawasan Pasar Legi.
"Ya eman (sayang), itu kan bekas kebakaran, lebih peduli lagi lah. Nanti aturannya lebih ketat di situ," katanya.
Selain itu, dari sisi kebersihan juga harus menjadi perhatian para pedagang. Ia mengimbau para pedagang tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar berjualan.
"Kebersihan nanti perlu ditekankan lagi, loading unloading barang juga. Mumpung masih baru nanti kami ingin SOP-nya tertib semua. Pedagang tertib pembeli tertib," jelas dia.
Baca Juga: Jelang Nataru, Gibran Pastikan Kota Solo Siap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19
Sementara itu, terkait dengan transaksi, dikatakannya, Pemerintah Kota Surakarta akan menekankan agar transaksi dilakukan secara nontunai.
"Nanti kita adakan cashless harus ada di semua pasar," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa