SuaraSurakarta.id - Orang yang memiliki hutang terkadang susah atau lupa untuk mengembalikannya lagi. Bahkan perkara hutang kerap menimbulkan konflik.
Baru-baru ini ada seorang pria yang menagih hutang ke temannya dengan cara yang unik. Pria ini menuliskan sebuah puisi yang berisikan pengingat agar temannya segera membayar hutang.
Melalui unggahan video di akun TikTok @ayssa320, akun ini membagikan cara seorang pria yang menagih hutang dengan mengirim sebuah puisi.
Puisi tersebut ditulis melalui sebuah kertas dan di kirim ke alamat rumah orang yang memiliki hutang. Adapun isi puisi yang menyayat hati itu sebagai berikut.
Makasar, 2 November 2021.
Kusematkan tanggal di awal puisi ini. Agar dirimu ingat. Tepat setahun lalu, di hari yang sama. Kata-kata itu. Kata-kata itu datang dari bibirmu.
Kau datang padaku tak berdaya. Kau tunjukkan betapa ringkih dirimu. Terlihat jelas, keadaan baik sedang tidak berpihak padamu.
Pinjam uangmu dulu. Minggu depan, saya ganti. Kata-kata itu menggantung di syaraf-syaraf otakku. Tak tega rasanya. seketika finansialku porak poranda, olehmu.
Lalu entah dari mana kau belajar ilmu ninja yang jago menghilang. Sehat terus Saudaraku. Agar engkau bisa terus update kebahagiaanmu di instagram story. Dariku yang menanti keajaiban.
Baca Juga: Viral Kuli Bangunan Ngecor Setinggi Pinggang, Publik Syok: Renang di Cor-coran
Tak ayal, unggahan video yang telah ditonton 4.5 milliar ini berhasil menyita perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang terenyuh dengan puisi tersebut.
"Puisi mu memang menyentuh hati, tp utangku jgn dulu di tagih," cetus akun @taufikhidayat**.
"Kerennnn... nagih utang, tak perlu marah2 ya... tp menyayat nyayat hati," ucap akun @marvel**.
"Kami seluruh rakyat Indonesia bangga dengan puisi anda," ungkap akun @hidayat**.
"Pengenn kek gtuu... takut yg trima mendadak pura" buta huruff," sahut akun @moey**.
"Piala mana piala, udh fix juara satu puisi setiktok jagat raya ini!!!," timpal akun @raven**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ini Kondisi Museum Keraton Surakarta Usai Dibuka, Belum Semua Tersentuh Revitalisasi
-
Ikuti Owner Meeting di Jakarta, Maestro Solo Semakin Antusias Debut di PFL 2!
-
Gagal Kabur, Ini Momen Terduga Pelaku Pencurian Helm Diamankan Warga dan Tim Sparta
-
Cegah Sweeping Ormas Saat Ramadan, Polresta Solo Tingkatkan Patroli dan Pengawasan THM
-
Mandom Indonesia Perkokoh Kemitraan dengan Awak Media di Jantung Kota Solo