SuaraSurakarta.id - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, melakukan test usap PCR secara massal dan acak, di sejumlah tempat belajar mengajar di Bengawan.
Diantaranya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mojosongo V dan VI. Sejak pagi para siswa dan guru melakukan PCR untuk evaluasi Pendidikan Tatap Muka (PTM) guna memastikan tidak ada klaster baru penyebaran Covid-19.
"Jadi ini untuk evaluasi PTM, program dari Kementrian Kesehatan kita lakukan evaluasi," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih.
Siti yang kerap disapa Ning tersebut, menjelaskan terdapat 30 orang baik dari siswa maupun guru yang melaksanakan sampel PCR tersebut.
"Satu persatu mereka diambil sampel usapnya, untuk selanjutnya diperiksa dengan metode PCR."
Selain itu, Ning menambahkan saat ini sudah di hari kedua, dilakukannya pengambilan sampel PCR.
"Nanti ada jadwal, sampelnya itu ditetapkan 29 orang untuk PCR, yang terdiri sekolah dasar, sekolah tingkat pertama, dan sekolah lanjutan," paparnya.
Sementara penjadwalannya tambah Ning, sudah ditentukan dalam pelaksanaannya yaitu dari tanggal 13,14,15, dan terakhir tanggal 21, Oktober 2021.
"Rencananya nanti akan kita lakukan secara berkala, mungkin setiap bulan kita lakukan evaluasi untuk test usap PCR."
Baca Juga: Duh! Persis Solo Buka Loker, Warganet Singgung Soal Lowongan Pelatih
Sementara dengan adanya sampel test usap PCR tersebut diharapkan PTM di Solo jauh dari klaster baru penyebaran Covid 19.
"Kita berharap semua negatif ya dalam test PCR nya, dan bisa terus melakukan PTM," tutupnya.
Kontributor : Budi Kusumo
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Dampingi Pedagang dan Lawan Jerat Rentenir
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei