SuaraSurakarta.id - PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan gelaran Liga 2 2021 siap digelar.
Kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia itu akan dibuka laga penuh gengsi Persis Solo versus PSG Pati di Stadion Manahan, Minggu (26/9/2021) pukul 18.30 WIB.
Jajaran petinggi PT LIB, panitia pelaksana, hingga seluruh pihak terkait, menggelar doa bersama dan pemotongan tumpeng di ruang utama Stadion Manahan, Sabtu (25/9/2021) sore.
"Mudah-mudahan dengan doa bersama ini, gelaran Liga 2 berlangsung aman dan lancar tanpa halangan," ungkap Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita.
Menurut Direktur Operasional LIB Sudjarno, acara pembukaan rencananya dihadiri Menpora Zainudin Amali, Ketua PSSI Mochamad Iriawan dan Menteri BUMN Erick Thohir.
"Kami memilih Stadion Manahan Solo untuk kick off Liga 2 melalui berbagai macam pertimbangan yang didiskusikan bersama PSSI. Stadion Manahan Solo levelnya sudah bagus, dan direkomendasikan oleh koordinator PPKM Jawa-Bali, termasuk izin dari Mendagri," kata Sudjarno saat mengecek persiapan kick off Liga 2 di Solo.
Berdasarkan hasil verifikasi LIB, ada delapan tempat yang memenuhi persyaratan menjadi tuan rumah gelaran Liga 2.
Setelah itu, LIB kemudian berdiskusi dengan PSSI untuk melakukan pembagian grup berdasarkan pertimbangan geografis, yang dibagi menjadi empat grup, yakni grup A, grup B, grup C dan grup D.
Grup A terdiri dari Sriwijaya FC, PSPS Riau, AS Abadi 3 Naga, Semen Padang, PSMS dan Babel United. Grup B, di antaranya Martapura Dewa United, Perserang, RANS Cilegon FC, Badak Lampung, PSKC Cimahi dan Persekat Tegal.
Baca Juga: Liga Indonesia Baru Belum Rilis Jadwal Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar
Grup C, yakni Persis Solo, Persijap Jepara, PSCS Cilacap, PSIM Yogyakarta, Hizbul Wathan dan PSG Pati. Grup D, antara lain Kalteng Putra, Mitra Kukar, Persiba, Sulur United, PSBS Biak dan Persewar Waropen.
Pada babak penyisihan putaran pertama Liga 2, Sriwijaya FC di Palembang, Sumatera menjadi tuan rumah grup A, Dewa United di Stadion Madya tuan rumah grup B, Persis di Stadion Manahan Solo tuan rumah grup C dan Kalteng Putra di Palangkaraya, Kalteng tuan rumah Grup D.
Lebih lanjut, Sudjarno mengatakan putaran kedua akan ditetapkan setelah putaran pertama berjalan, sehingga ada kemungkinan pindah lokasi atau tetap di lokasi yang sama.
Menurut dia, hal itu sangat dinamis melihat pertimbangan situasi PPKM di daerah setempat. Oleh karena itu, putaran kedua akan ditentukan setelah putaran pertama berlangsung. Sementara itu, setiap putaran terdiri dari 15 pertandingan.
PT LIB sejauh ini sudah menyiapkan jadwal laga, dan setiap pertandingan akan disiarkan secara langsung di stasiun televisi dengan jadwal yang sudah ditetapkan.
Sudjarno juga mengungkapkan kompetisi Liga 2 akan berlangsung seru karena banyak publik figur dan investor yang ikut terlibat di dalamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Pasbata Duga Ada Operasi Giring Opini Negatif dengan Serangan Terstruktur ke Seskab Teddy
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi