"Yang dilihat bukan karena anak dari Mangkunegara sebelumnya. Tapi kapabilitas dalam memimpin Pura Mangkunegaran," ungkap dia.
Menurutnya, keluarga trah besar Mangkunegaran harus benar-benar memikirkan dan menimbang-nimbang mana yang cocok memimpin Pura Mangkunegaran.
Lanjut dia, kalau memang anak dari permaisuri dinilai baik dan kredibel memimpin Pura Mangkunegaran tidak masalah.
Mungkin ada anak Mangkunegara dari istri lain, setelah ditimbang dan punya kapabilitas baik tidak masalah juga.
Namun, ada juga alternatif yang lebih baik dari keduanya, baik itu cucu dari Mangkunegara sebelumnya bisa jadi pertimbangan.
"Itu bisa ditimbang dan menjadi perhatian keluarga besar Mangkunegara. Posisi saat ini diserahkan saja kepada trah Mangkunegara," sambungnya.
Berharap sosok pewaris tahta Pura Mangkunegara merupakan sosok yang bisa menunjukkan kapabilitas sebagai pemangku adat, pemangku kadipaten yang sekarang komitmen terhadap budaya, adat dan tradisi di Mangkunegaran.
Karena Keraton Kasunanan Surakarta dan Kadipaten Mangkunegaran merupakan penjaga gawang dari adat dan budaya tradisi di Jawa. Kedua lembaga ini merupakan kiblatnya tradisi orang Jawa.
"Mungkin dari trah keluarga sudah punya calon. Saya harap keluarga tidak gegabah dalam menentukan pengganti Mangkunegara IX," tandas dia.
Baca Juga: Pengganti KGPAA Mangkunegara IX, Cucu Bung Karno Atau Bhre Cakrahutomo?
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?