Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Selasa, 14 September 2021 | 16:45 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Mendikbudristek Nadiem Makarim saat meninjau PTM. [Istimewa]

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka masih menemukan adanya guru dan siswa yang tidak memakai masker saat kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

Pelanggaran Protokol Kesehatan pada PTM ini ditemukan Gibran hampir setiap hari saat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah-sekolah.

"Hampir setiap hari ada. Sebelum saya ke balaikota pasti mampir ke sekolah-sekolah dulu, kami datang secara mendadak tanpa pemberitahuan," terang Gibran saat ditemui, Selasa (14/9/2021).

Gibran ingin benar-benar mengecek guru-gurunya pakai masker tidak. Dalam satu kelas murid-muridnya dibatasi tidak saat PTM.

Baca Juga: Momen Nadiem Makarim dan Gibran Angkat Meja Bikin Haru, Warganet: Cocok Nih Kalau Duet

Ternyata ditemukan ada guru yang tidak pakai masker dan itu sudah dipertegas. Padahal ini untuk keselamatan anak-a anak yang mengikuti PTM.

"Dalam satu sekolah saya menemukan ada tiga guru yang tidak pakai masker, murid juga ada. Maskernya dikantongi, itu di pas pembelajaran di tingkat SMP, saya tidak suka, itu tidak benar," ungkap dia.

Guru-guru yang tidak pakai masker sudah ditegur oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik). Makanya pengecekan terus dilakukan, itu mempengaruhi murid pakai masker juga. 

"Harus hati-hati sekali. Makanya setiap hari masih kami cek. Jumlahnya tidak perlu disebutkan, yang jelas sudah ditegur semua oleh dinas," paparnya.

Gibran menegaskan, kalau masih mengulanginya lagi tidak usah PTM saja. Karena PTM itu tergantung gurunya juga bukan wali kota. 

Baca Juga: Nadiem Makarim Komentari Gibran Soal Kebijakan PTM di Solo, Apa Isinya?

"Tidak usah PTM saja kalau masih mengulanginya. Makanya harus memperhatikan protokol kesehatan," sambung dia. 

Load More