SuaraSurakarta.id - D (31) heran kenapa nasi yang ditaruh di meja makan rumah kontrakannya sering berubah bentuk. Begitu juga dengan tudungnya selalu bergeser dari tempat semula.
D dan suaminya mengontrak sebuah rumah bersama seorang dokter berinisial DP.
Untuk memecahkan misteri di atas meja makan, D menaruh sebuah ponsel dengan kamera yang sengaja dihidupkan di tempat tersembunyi.
Dia terkejut sekali melihat hasil rekaman. Misteri terpecahkan, meski amat menjijikkan bagi D.
DP sering masturbasi di kamar mandi. Kemudian dia membawa sperma ke meja makan dan mencampurkannya ke dalam makanan yang akan dimakan D dan suami.
“Kejadian itu dilakukan berulang kali,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar M. Iqbal Alqudusy di Mapolda Jawa Tengah dalam laporan Solopos, Senin (13/9/2021).
Lewat lubang kecil, dokter DP juga sering mengintip D ketika sedang mandi.
Perbuatan tersangka diduga sudah dilakukan sejak Oktober 2020.
Kasus tersebut telah dilaporkan D ke polisi dan penyidik memprosesnya.
Baca Juga: Menikah Lagi dengan Pasangan Sejenis, Wanita Ini Minta Donor Sperma dari Mantan Suami
Dokter yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis di sebuah perguruan tinggi di Kota Semarang itu kini telah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan tindak asusila.
“Tersangka dokter DP sudah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Jateng. Surat penyidikan dan penetapan tersangkanya juga sudah lengkap,” ujar Iqbal.
Dia disangkakan melanggar Pasal 281 ayat 1 KUHP tentang kejahatan terhadap kesopanan atau tindak asusila. Tersangka terancam hukuman penjara maksimal dua tahun delapan bulan.
Pendamping hukum D dari Legal Resource Center untuk Keadlian Jender dan HAM Nia Lishayati mengapresiasi penyidik Polda Jawa Tengah yang segera memproses kasus tersebut.
“Kita mengapresiasi kinerja aparat Polda Jateng, karena yang dilakukan pelaku ini merupakan kekerasan seksual dengan modus baru. Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami depresi dan trauma yang panjang,” ujar Nia dalam laporan Solopos dan jaringannya.
Sebelum tinggal dalam satu rumah kontrakan, D sebenarnya tidak setuju DP tinggal bersama. Tapi, DP bersikeras dengan alasan untuk menghemat biaya.
Berita Terkait
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Paus Sperma Sepanjang 10 Meter Terdampar di Kolaka
-
Waspada! Pria Alami Sperma Kosong hingga Sulit Punya Buat Hati, Dokter Ungkap Sebabnya
-
Paus Sperma Sepanjang 20 Meter Terdampar di Situbondo
-
Kenapa Cek Sperma Jadi Prioritas dalam Program Kehamilan? Ini Kata Pakar
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Gusti Moeng Ungkap Alasan KGPH Hangabehi Ditetapkan Sebagai PB XIV: Memperhatikan Nasab!
-
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polresta Solo Kini Jadi Tracer TB
-
Jokowi Sebut Nadiem Makarim Orang Baik, Meski Namanya Dicatut di Sidang Dugaan Korupsi Chromebook
-
5 Fakta Tragedi Sate Maut Boyolali, Seret Sang Menantu Pecandu Judi Online
-
Misteri 'Sate Maut' Boyolali: Mulut Membiru, Polisi Bongkar Makam Aminah Buru Jejak Racun Sianida