"Lama-lama ini berkembang dikit-dikit. Dulu yang awal lima bungkus, lalu 10-15 bungkus, sekarang bisa sampai 20-25 bungkus. Pernah juga kembali 10 bungkus," ungkap dia.
Adanya bantuan dari teman-teman ini, kadang satu minggu bisa sampai tiga kali.
"Harinya itu tidak mesti, kalau jumat diusahakan ada. Kadang Senin atau Selasa, pernahnya juga Minggu jadi tergantung ada rezeki," ucapnya.
Aksi yang dilakukan Ketut Agung Budiyanto ini sudah dilakukan sekitar dua bulan lalu.
Ikut Berbagi
Awalnya sendiri, tapi lama-lama dibantu sama teman-teman dekatnya yang ingin ikut berbagi dengan membantu warga yang membutuhkan.
"Kalau yang lain ada yang mau membantu dipersilahkan saja. Karena ini untuk meringankan beban warga yang membutuhkan," tutur dia.
Ia sempat menyaksikan ternyata makanan yang dicantolkan cepat habis. Kurang terus, ia pun merasa tidak enak dan sedih karena banyak yang tidak dapat saat datang.
Ia berharap siapapun bisa ikut mencantolkan makanan disitu. Tidak harus dalam bentuk materi tapi bisa juga dalam bentuk makanan jadi.
Baca Juga: Mantab Lur! Rutan Kelas I Surakarta Diusulkan Terima WBK, Ini Pertimbangannya
Untuk jumlahnya semampunya tidak usah dipaksakan. Pernah ada yang mencantolkan tiga bungkus nasi dan itu sangat berharga sekali untuk warga yang membutuhkan.
"Tidak usah lewat saya bantu beras atau yang lain. Langsung dicantolkan saja, saya lebih senang seperti itu. Ada yang mencantolkan tiga bungkus, saya sangat berterima kasih sekali," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
Terkini
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!