“Selama masih memenuhi syarat penerima beasiswa tahun-tahun sebelumnya akan tetap bisa dikaver. Jumlah kuota program tahun ini tidak kurang dari kuota tahun lalu [kuota 2020 600 penerima]. Nilainya tetap sama, Rp12 juta/penerima setahun. Anggaran yang sudah disiapkan lebih kurang Rp7 miliar,” imbuh Pranata.
Kontribusi Nyata
Sebelumnya, ia mengatakan pelaksanaan program beasiswa mahasiswa Wonogiri melibatkan Disdikbud yang sudah memiliki pengalaman menjalankan program tersebut. Semua data berkaitan dengan program yang dimiliki Disdikbud masih sangat dibutuhkan.
Terlebih, roh program ini adalah pendidikan, meski kegiatan menjadi domain kepemudaan. Disdikbud dapat mengaver proses awal, seperti pendaftaran hingga verifikasi.
Bupati Joko Sutopo pernah mengancam akan menghentikan program 2021 dan seterusnya jika penerima beasiswa tidak memberi kontribusi nyata untuk pembangunan daerah.
Menurut Pranata, hal tersebut bagian dari seni dalam memimpin. Wajar seorang pemimpin memberi motivasi agar para penerima beasiswa tergerak melakukan sesuatu yang berdampak signifikan bagi pembangunan daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Sajikan Kuliner Khas Solo, Respati Ardi Jajaki Kerja Sama dengan Wakil Wali Kota Bogor
-
Gibran Salat Jumat di Masjid Agung Solo Bareng Respati Ardi, Tedjowulan hingga Raja Kembar
-
Suara Perempuan di Ujung Tanduk: Fakta-fakta Kasus Laras Faizati dan Ancaman Kebebasan Berekspresi
-
Wali Kota Solo Targetkan Efisiensi Anggaran WFA Capai 29%, Dana Dialihkan ke Pembangunan
-
Perbedaan Toyota Alphard dan Vellfire: Mana yang Lebih Sesuai dengan Kebutuhan Anda?