"Ada yang lama, ada juga yang sebentar. Ya, tinggal pandai-pandai kita bagaimana," sambungnya.
Dalam vaksinasi dosis pertama hari ini di RSUD Bung Karno ada 25 eks napiter. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Solo, Cilacap, Batang, hingga Pemalang.
"Kalau total di Jateng itu sudah ada 40 eks napiter yang di vaksin. Sebenarnya untuk vaksin bagi teman-teman eks napiter sudah sejak beberapa bulan lalu, tapi karena banyak yang belum mau akhirnya berlangsung sekarang," imbuh dia.
Dengan vaksin ini berharap bisa menarik dan memotivasi bagi teman-teman yang lain mau datang untuk vaksin.
Baca Juga: Wamenkeu: Anggaran Impor Vaksin Covid-19 Capai Rp47 Triliun pada 2021
"Kita ikuti program pemerintah apapun itu. Karena kita hidup di Indonesia dan ini adalah negara kita," ujarnya.
Sementara itu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar mengajak semua mitra binaan BNPT dalam hal ini eks napiter untuk bisa di vaksin.
"Dengan eks napiter di vaksin ini bisa membantu meluruskan informasi yang berkaitan dengan masalah vaksin. Karena ada pihak-pihak yang mencoba memberikan informasi yang tidak benar tentang vaksin," papar dia.
Boy menambahkan, akan terus menyakinkan mereka untuk ikut vaksinasi.
"Vaksinasi eks napiter ini sudah beberapa kali kita gelar. Tidak hanya di wilayah sini tapi juga di wilayah lain, belum lama ini di Karanganyar, sekarang Solo," tandasnya.
Baca Juga: 5 Alasan Tidak Perlu Cetak Sertifikat Vaksin, Rawan Kebocoran Data Diri
Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa Solo Raya masih PPKM level 4, namun ia meminta masyarakat untuk tidak resah karena keadaan sudah semakin membaik.
Berita Terkait
-
Pentingnya Vaksinasi Influenza Ibu Hamil, Bisa Jadi Garda Terdepan Lindungi Antibodi Bayi?
-
Tio Pakusadewo Cerita Kedekatan dengan Pelaku Bom Bali 1: Dia Guru Ngaji Saya
-
Tragis! Siska Bocah 10 Tahun Derita Kanker Ganas Pasca Vaksinasi di Sekolah, Keluarga Minta Bantuan
-
Yusril Soal Pemulangan Hambali dari Penjara Guantanamo, Berpeluang Gagal Diadili di Kasus Bom Bali?
-
Cegah Radikalisme Jelang Nataru, BNPT Gandeng Intelijen dan Penegak Hukum
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri