SuaraSurakarta.id - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seekor monyet mengambil handphone milik salah seorang pendaki Gunung Lawu mendadak viral di media sosial.
Peristiwa menggelikan tersebut berhasil terekam dalam unggahan video di akun instagram @indoflaslight belum lama ini.
Dalam video berdurasi 25 detik itu merekam detik-detik seekor monyet hendak mengambil handphone milik seorang pendaki Gunung Lawu yang mengenakan baju berwarna merah.
Bahkan sang monyet yang sedang dalam kondisi terikat itu berhasil mengambil handphone pendaki tersebut. Tak terima handphonenya diambil, pendaki ini melakukan perlawanan.
Hingga akhirnya pendaki ini berhasil merebut kembali handphonenya dari cengkraman tangan monyet tersebut.
Dalam keterangan tertulis akun itu menyebutkan kronologi dijambretnya handphone pendaki tersebut saat berada di warung Mbok Yem.
Kebetulan hewan primata yang diketahui bernama Temon itu milik Mbok Yem. Sosok Mbok Yem dan Temon sendiri sudah terkenal di kalangan para pendaki Gunung Lawu.
Di mana Mbok Yem telah lama berjualan diatas gunung yang membentang di daerah Karanganyar, Jawa Tengah dan Magetan, Jawa Timur.
Sontak unggahan video yang telah ditonton lebih 7.000 kali itu menuai sorotan warganet. Bahkan Tak sedikit dari warganet yang justru menyentil Mbok Yem agar mau monyet tersebut dilepas ke habitatnya.
Baca Juga: Pendaki Magelang Ditinggal Rekannya di Gunung Lawu, Kondisinya Drop
"Petisi buat Temon, jangan ditendang. Disayang lalu dilepas ke habitatnya,'' seru akun @riaarief.
"Mbok Yem dan sih monyet udah jadi icon Lawu, tapi emang sebaiknya sih dilepas," ujar akun @heyyudhabye.
"Satwa liar miliknya alam, bukan milik manusia," sahut akun @andriasandi18.
''Dilepas aja kasih uang ganti pasti mbok Yem mau lepas," saran akun @azep.raff.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba