SuaraSurakarta.id - Heboh kabar penangkapan putri almarhum Akidi Tio, Heriyanti oleh polisi soal bantuan penanganan Covid-19 Rp 2 triliun, Senin (2/8/2021) siang tadi kini muncul sejumlah fakta baru.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, pihaknya tidak menangkap Heriyanti, melainkan mengundang untuk datang ke Mapolda Sumsel.
"Hari ini yang bersangkutan diundang ke Polda Sumsel. Untuk klarifikasi penyerahan Rp 2 triliun dalam bilyet giro, sampai sekarang yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan," kata Supriadi.
Hingga jam 14.00 WIB, kata Supriadi, yang bersangkutan tidak bisa memberikan bukti, sehingga diundang ke Mapolda Sumsel. Sedangkan sampai saat ini, Heriyati masih dalam penyelidikan.
Supriadi memaparkan, sebelumnya ada komunikasi antara Prof Dokter Hardi Darmawan pada Jumat (23/7/2021) dengan Kapolda Sumsel. Dia mengabarkan, ada pemberian dana untuk penanganan Covid-19 Sumatera Selatan.
"Namun kita perlu garis bawah, pemberian dana hibah ini bukan atas nama Kapolda Sumsel tetapi untuk perorangan," jelasnya.
Setelah ada kesepakatan antara keduanya, Keluarga almarhum Akidi Tio atas nama perorangan. Berdasarkan informasi dari Darmawan akan merencanakan bantuan sebesar Rp 2 triliun.
Namun sebelumnya, antara Kapolda Sumsel dengan Heriyati memang tidak saling mengenal sama sekali. Namun, Kapolda hanya kenal dengan Akidi Tio saat hidup dan putranya Ohang di Langsa.
"Sebenarnya Pak Eko tidak kenal dengan Heriyati, yang kenal adalah Akidi Tio saat hidup dan putranya Ohang di Langsa," ujarnya.
Baca Juga: Wakil Ketua Komisi III DPR: Keluarga Akidi Tio Tak Perlu Dijadikan Tersangka
Sebelumnya, beredar kabar Heriyanti diciduk aparat kepolisian usai bantuan Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan adalah hoax.
Sumber: Suarasumsel.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
Terkini
-
AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi
-
Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir
-
Soal Hak Angket Polemik Ijazah Gibran, Jokowi: Itu Hak Konstitusional Partai Politik di DPR
-
Jokowi Buka-bukaan Soal Isu Ijazah Palsu: Ada Penumpang Gelap dan Operasi Politik!
-
Bupati Klaten Terjaring OTT KPK di Rumah Dinas, Begini Reaksi Sang Wakil Bupati